Tampilkan postingan dengan label Warung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Warung. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Juli 2015

Ngemil-Ngemil Ganteng di Roti Bakar 88

Kota Tangerang, tempat yang sudah terkenal akan makanannya, di daerah Pasar Lama. Pasar Lama nama daerahnya, nama jalannya Jalan Kisamaun. Di sepanjang Jalan Kisamaun Pasar Lama kita akan menemui bergaram pilihan makanan dan minuman.  Dari makanan tradisional seperti opak bakar, otak-otak, martabak meda dan laksa, sampai ke makanan yang kekinian seperti kue cubit dan sosis mendoan juga ada penjualnya. Cocok banget untuk ngemil-ngemil ganteng.

Saya sudah sering pergi ke Pasar Lama biasanya pagi atau siang hari. Saya teringat kalau ada warung yang cukup terkenal di daerah Pasar lama bernama Roti Bakar 88. Saya sendiri sudah 9 tahun belum pernah sekalipun mampir ke Roti Bakar 88, kalau cuma numpang lewat sering. Ini dia penampakan Roti Bakar 88. Terlihat dari luar cukup ramai dan penuh dengan motor,


Tampak Luar Roti Bakar 88, Pasar Lama
Terlihat dari luar Roti Bakar 88 cukup ramai. Roti Bakar 88 Pasar Lama berlokasi di Jalan Kisamaun no 118. Akhirnya pada Senin, 13 Juli saya akhirnya mendatangi Roti Bakar 88, Pasar Lama. Sekitar jam 17.00 saya sampai di Pasar Lama, cukup berjalan kaki 500 meter dari depan jalan Kisamaun.

Saat memasuki Roti Bakar 88, Pasar Lama saya diberikan daftar menu. Kemudian sayang bengong, bingung mau pesan makanan dan minuman yang mana. Saking banyaknya pilihan yang tersedia di Roti Bakar 88. Ini menunya. Harganya juga masih terjangkau.

Menu Roti Bakar 88
Akhirnya saya memilih menu ngemil-ngemil genteng kali ini adalah Indomie Jumbo Kornet dan Milo Dinosaurus. Ttinggal contreng, kasih angka dan buletin pilihan yang diinginkan serta berikan pada pelayan. Sambil menunggu pesanan dibuat, mari kita lihat desain interior Roti Bakar 88, Pasar Lama. Sederhana namun cocok untuk jadi tempat nongkrong anak muda.


Interior Roti Bakar 88, Pasar Lama (1)

Interior Roti Bakar 88, Pasar Lama (2)

Suasana di sore hari menjelang berbuka puasa, sambil menunggu ada yang memesan dahulu, ada juga yang untuk dibungkus. Sekitar 10 menit akhirnya Indomie Jumbo Kornet dan Milo Dinosaurus diantarkan ke meja saya.

Indomie Jumbo Kornet

Milo Dinosaurus

Indomie Kornet Jumbo+Milo Dinosaurus
Tidak sampai 15 menit makanan saya lahap dhabis tidak bersisa. Selesai makan ke kasir dulu bayar pesanan makanan dan minuman. Ternyata Roti Bakar 88 ternyata menerima pembayara non tunai, karena ada EDC Bank BRI. Bisa bayar dengan kartu debit, kartu kredit BRI, berlogo Visa, berlogo Mastercard dan Brizzi. Minimal nominal transaksi 100 ribu untuk pembayaran non tunai.


Menerima Pembayaran Non Tunai

Karena saya tidak sampai 100 ribu, jadinya bayar dengan uang tunai saja. Kapan-kapan deh kalau sama teman-teman ngumpul ke Roti Bakar 88, bayarnya baru non tunai. Perut kenyang setelah menyantap Indomie Jumbo Kornet dan Milo Dinosaurus di Roti Bakar 88, Pasar Lama.

Cabang Roti Bakar 88

Selain di Pasar Lama ada cabang-cabang lainnya juga lho. (Sumber: Website Roti Bakar 88)