Selasa, 09 November 2021

Pengalaman Nasabah BNI Syariah, Migrasi Rekening ke Bank BSI

Bank Syariah Indonesia (Bank BSI) merupakan hasil penggabungan dari Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah. Saya sebagai nasabah BNI Syariah, perlu melakukan migrasi rekening menjadi rekening Bank BSI.  Ada beberapa pilihan, migrasi secara online dan offline.


Migrasi Rekening Bank BSI dari BNI Syariah
Migrasi Rekening Bank BSI dari BNI Syariah


Saya sudah mencoba migrasi rekening secara online. Namun, selalu gagal. Saya harus migrasi rekening secara offline di kantor cabang Bank BSI. Sejak bulan Agustus proses migrasi secara nasional sudah berlangsung. Demi menghindari keramaian, saya baru datang ke kantor cabang Bank BSI pada awal November 2021.

Cukup membawa buku tabungan dan kartu ATM BNI Syariah. Tidak lupa membawa KTP. Saat datang, saya disambut oleh satpam dan diminta mengisi formulir pengajuan migrasi rekening. Petugas customer service sedang melayani nasabah lain, sekitar 20 menit nomor antrean saya dipanggil.


Suasana Kantor Cabang Bank BSI
Suasana Kantor Cabang Bank BSI

Saya diminta menyerahkan KTP, buku tabungan, dan kartu ATM BNI Syariah. Petugas melakukan verifikasi data-data, kemudian menjelaskan secara singkat produk Bank Syariah Indonesia. Termasuk perihal biaya-biaya yang akan dikenakan.

Kebetulan saya nasabah BNI Syariah, tabungan Wadiah. Sehingga saat migrasi rekening menjadi rekening BSI Easy Wadiah. Ada sedikit perbedaan, saldo minimal ditahan pada rekening BSI Easy Wadiah sebesar Rp50.000

Selain itu ada perbedaan pada nomor rekening. Nomor rekening baru pada Bank BSI, merupakan nomor rekening lama pada BNI Syariah dengan ditambahkan angka "0" pada akhir nomor rekening. Jangan lupa mengabarkan kepada teman atau saudara, tentang perubahan nomor rekening dan nama bank terbaru.

Setelah mendengarkan penjelasan dari petugas, saya setuju dengan menandatangani formulir permintaan migrasi rekening. Proses migrasi rekening berlangsung, petugas CS meminta izin pergi sebentar untuk meminta persetujuan dari supervisor.

Setelah petugas CS kembali, ia meminta saya menandatangi buku tabungan. Lalu, menjelaskan kepada saya perihal jenis kartu ATM. Nasabah Bank BSI bisa memilih kartu berjenis GPN dan VISA. Kalau kartu GPN hanya bisa digunakan transaksi di dalam negeri, sedangkan kartu VISA bisa digunakan transajsi di luar negeri. Ada juga jenis kartu Silver, Gold, dan Platinum.

Jika menginginkan tabungan bebas biaya bulanan. Pilihlah kartu ATM GPN Silver. Kebetulan saya memilih kartu ATM VISA Silver, sehingga dikenakan biaya Rp1.000 per bulan. Lalu, saya dibantu untuk aktivasi aplikasi BSI Mobile. Setelah proses aktivasi berhasil, saya melakukan cek saldo dan berhasil. Pertanda proses migrasi rekening sudah selesai.

Saya dipersilakan petugas CS menuju area teller. Saya diminta melalukan setoran, karena adanya perbedaan saldo minimal tabungan BNI Syariah dan Bank BSI. Sekalian juga, saya dibantu petugas teller untuk membuat PIN kartu ATM VISA Silver. Petugas teller menjelaskan, kartu ATM baru bisa digunakan dalam 30 menit ke depan. Rekening Bank BSI sudah bisa menerima transferan dari bank lain.


Kartu ATM VISA Silver Bank BSI
Kartu ATM VISA Silver Bank BSI

Kesimpulan:

Migrasi rekening dari BNI Syariah menjadi Bank BSI, prosesnya cukup mudah. Namun, memang memerlukan waktu sekitar satu jam menit. Mulai dari saya datang mengsisi formulir, menunggu antrean, dan hingga akhirnya saya membuat PIN kartu ATM dibantu oleh petugas teller.

Rabu, 31 Maret 2021

Pengalaman Pertama Kali Datang ke RUPS Bank BNI

Keuntungan dari berinvestasi saham tidak hanya dari capital gain dan dividen. Namun, juga seorang investor sebagai pemegang saham adalah berhak untuk datang ke Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Pada umumnya RUPS ada dua jenis, yaitu RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa. Pada keseapatan kali ini, saya akan berbagi pengalaman pertama saya datang ke RUPS Tahunan Bank BNI (BBNI).


RUPS Bank BNI Tahun Buku 2020
RUPS Bank BNI Tahun Buku 2020

RUPS Bank BNI rencana awalnya akan berlangsung pada Kamis, 18 Maret 2021. Kemudian ada pengumuman pada website Bursa Efek Indonesia, bahwa RUPS Bank BNI diundur menjadi 29 Maret 2021. Lalu, bagaimana cara agar bisa datang dan menghadiri RUPS Bank BNI? Tentunya harus punya sahamnya dulu, jika belum punya tinggal beli. Saya sendiri sudah lama beli saham BBNI saat harganya masih Rp4.800

Setelah itu perhatikan tanggal pencatatan (recording date), pemegang saham yang berhak untuk datang dan menghadiri RUPS adalah yang namanya tercatat sebagai pemegang saham pada tanggal 4 Maret 2021. Jika ingin mempunya hak datang ke RUPS Bank BNI, paling lambat membeli sahamnya tanggal 2 Maret 2021. Hal ini dikarenakan proses setelmen transaksi saham memerlukan waktu dua hari (T+2).

Setelah memastikan bahwa saya berhak untuk datang ke RUPS Bank BNI melalui website KSEI. Saya menghubungi customer service perusahaan sekuritas untuk meminta Konfirmasi Tertulis Untuk RUPS (KTUR). Sebenarnya tanpa KTUR tetap bisa datang dan menghadiri RUPS, selama memang namanya tercatat sebagai pemegang saham pada tanggal pencatatan. Namun, saya tetap meminta KTUR daei perusahaan sekuritas, berjaga-jaga andaikan diminta menunjukan.

Berhubung saat ini masa pandemi, ada syarat tambahan yang diperlukan. Pemegang saham yang akan datang dan menghadiri RUPS, diminta membawa hasil test Swab PCR atay Rapid Antigen, tesnya harus dilakukan satu hari sebelum tanggal pelaksanaan RUPS. Saya pada hari Minggu, 28 Maret 2021 sudah diperiksa dan hasilnya negatif. 

Pada hari penyelenggaraan RUPS Bank BNI saya membawa fotokopi KTP, dokumen KTUR yang sudah dicetak, dan hasil negatif pemeriksaan Covid-19. Saya berangkat dengan pakaian batik lengan panjang, celana bahan, dan sepatu pantopel menuju Menara BNI Pejompongan, tempat berlangsungnya RUPS Bank BNI. 

Sesampainya di Menara BNI Pejompongan, saya menanyakan kepada satpam lokasi RUPS. Kemudian saya diarahkan menuju area registrasi ulang, petugas registrasi meminta saya menunjukan fotokopi KTP untuk verifikasi data. Setelah itu menanyakan, apakah akan datang untuk menghadiri RUPS? Saya menjawab iya, saya datang untuk menghadiri RUPS. Lalu, saya menyerahkan hasil tes negatif covid-19 dan saya diberikan nametag bertuliskan "Pemegang Saham".


Nametag Pemegang Saham RUPS Bank BNI
Nametag Pemegang Saham
RUPS Bank BNI


(Saya awalnya merasa bingung dengan pertanyaan, apakah datang untuk menghadiri RUPS? Belakangan saya baru menyadari, bahwa ada pemegang saham yang datang hanya untuk mengambil goodie bagi (alias goodie bag hunter). Lalu, ada juga pemegang saham yang tidah membawa hasil test negatif Covid-19. Tentunya akan ditolak untuk menghadiri dan memasuki ruangan RUPS, setelah datang, isi absen, menerima goodie bag, dan dipersilakan untuk pulang).

Lokasi RUPS Bank BNI ada di ballroom lantai 6, saya dipersilakan naik menggunakan eskalator. Setelah sampai di depan ballroom, gunakan nametag "Pemegang Saham" agar diizinkan masuk oleh petugas keamanan yang berjaga di depan pintu masuk ballroom. RUPS Bank BNI dimulai tepat pukul 14.00 dengan dihadiri sebagian manajemen Bank BNI secara fisik dan sebagian lagi secara virtual.


Acara RUPS diawali dengan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan petunjuk keselamatan (jika terjadi keadaan darurat). Baru kemudian pimpinan rapat dipimpin oleh Pak Prajodo, Wakil Komisaris Utama Bank BNI. Ada pemaparan singkat kinerja bisnis dan keuangan Bank BNI selama tahun 2020 dari komisaris dan direktur yang hadir secara fisik. Setelah itu baru kemudian mata acara rapat dibahas bersama oleh pimpinan rapat, bersama pemegang saham dan kuasa pemegang saham yang hadir. 


RUPS dipimpin Wakil Komisaris Utama Bank BNI
RUPS dipimpin Wakil
Komisaris Utama Bank BNI


Ada sebanyak sembilan (9) usulan mata acara rapat yang dibahas satu per satu. Setelah dibahas, lalu hasil pemungutan suara akan dibaca oleh notaris, dan keputusan akan disahkan oleh pimpinan rapat. Ada dua hal yang menjadi perhatian saya, mata acara rapat penggunaan dividen (kedua) dan perubahan pengurus perusahaan (kesembilan). 

Pembahasan Mata Acara Penggunaan Dividen Bank BNI
Pembahasan Mata Acara
Penggunaan Dividen Bank BNI


Usulan Penggunaan Dividen Bank BNI
Usulan Penggunaan Dividen Bank BNI

Sesudah pengambilan keputusan setiap mata acara rapat, pemegang saham yang hadir diberikan kesempatan untuk bertanya (secara tertulis). Namun, pimpinan rapat berhak menolak menjawab atas pertanyaan yang tidak relevan. Pada mata acara rapat kedua. Berdasarkan hasil pemungutan suara, memberikan persetujuan Bank BNI membagikan dividen 25% dari laba bersih tahun buku 2021 (Rp44 per lembar).

Kemudian pada mata acara rapat kesembilan ada yang berbeda. Ada perwakilan dari Menteri BUMN (selaku pemegang saham seri A Dwiwarna) menyerahkan amplop tertutup kepada pimpinan rapat, berisikan nama pengurus perusahaan yang akan diganti. Setelah menunggu isi amplop selesai dibacakan oleh pimpinan rapat, diketahui bahwa adanya pergantian pada jabatan komisaris independen. 

Kemudian pimpinan rapat membacakan riwayat hidup calon komisaris independen, lalu menyampaikan baru efektif  setelah lulus Fit and Proper Test (Uji Kelayakan dan Kepatutan) yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  Usai membahas kesembilan mata acara rapat, pemimpin rapat menutup RUPS pada pukul 16.18. Para pemegang saham dan kuasa pemegang saham dipersilakan untuk meninggalkan ruangan rapat, dikarenakan masih ada agenda Virtual Press Conference hasil RUPS. 

Saya kembali turun untuk mengambil goodie bag RUPS Bank BNI, tidak perlu cemas kehabisan. Setiap investot yang sudah menerima goodie bag, nametag 'Pemegang Saham" diberikan label penanda. Penasaran dengan apa saja isi dari goodie bag RUPS Bank BNI? 


Goodiebag RUPS Bank BNI
Goodiebag RUPS Bank BNI


Goodie bag RUPS Bank BNI berisikan nasi kotak (isi lauk pauknya mirip dengan yang ada di hotel bintang lima), tumbler Lock & Lock, masker Duckbill, hand sanitizer, dan flashdisk berbentuk pulpen (berisikan dokumen Laporan Tahunan Bank BNI Tahun Buku 2020)

Kamis, 12 November 2020

Tetap Sehat dan Bugar dengan Bersepeda di Masa Pandemi, Begini Caranya

Pada momen menjelang Hari Kesehatan Nasional 12 November, berlangsung acara Seminar Online bareng komunitas sepeda "Yuk, sepedaan sehat dan aman di era adaptasi kebiasaan baru." pada Sabtu, 7 November 2020.  Diawali dengan penyampaian materi dari dr. Riskiana S. Putra, M.Kes selaku Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan menyampaikan  . Menjaga diri, menjaga keluarga, dan masyarakat untuk menyelamatkan bangsa dari pandemi Covid-19 dengan tekad menuju Indonesia Sehat.



Adaptasi kebiasaan baru dalam berolahraga. Dalam konsisi covid-19 dan menghadapi pertumbuhan ekonomi yang negatif, berdampak pada akses pada kesehatan dan pangan yang menurun. Pak Riski mengajak masyarakat untuk bisa menghindari gejala gelaja akibat adanya penularan.

Berdasarkan hasil perilaku masyarakat di masa pandemi covid-19 BPS 2020 tentang persepsi responden atas efektivitas protokol kesehatan terhadap pencegahan terinfeksi COVID-19. Sebanyak 91,8% responden sudah menggunakan masker. Sedangkan responden yang tidak menerapkan protokol kesehetan, sebanyak 55% karena tidak ada sanksi jika menerapkan protokol kesehatan. 

Saat ini protokol kesehatan merupakan perlindungan kesehatab individu, selain menerapkan 3M (Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, dan Menggunakan Masker) ditambah konsumsi makanan bergizi seimbang, dan menjaga daya tahan tubuh. Istilahnya 3 Baik, 5 Sempurna. Diharapkan melalui penerapan adaptasi kebiasaan baru, maka kegiatan termasuk olahraga bisa berjalan. Sementara pengendalian penyakit bisa dikendalikan.

Azwar Hadi Kusuma, Founder Indonesia Folding Bike Community menjelaskan bahwa Indonesia Folding Bike Community adalah komunitas penggemar/pengguna sepeda lipat yang terbentuk tahun 2007 dengan 50.000 anggota di Facebook. Kini menjadi rumah besar bagi pengguna sepeda lipat di Indonesia.



Saat ini menghindari acara besar yang mengumpulkan banyak orang. Sebelum pandemi biasanya diadakan jambore dengan 1.800 peserta. Namun, karena pandemi kini diadakan secara virtual dan acara gowes bersama sementara dihindari. Acara gower virtual menggunakan suatu aplikasi, bersepeda sejauh jarak tertentu dan waktu beberapa hari. Baru hasilnya dilaporakan kepada panitia yang dicatat sebagai virtual gowes. Bisa bersepeda sendiri dengan waktu yang bebas.

Tips bersepeda yang aman di era pandemi, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum bersepeda:

1. Pastikan kondisi tubuh sehat dan bugar

2. Rencanakan rute gowes yang aman dan tidak terlalu ramai

3. Atur waktu bersepeda

4. Gunakan pakaian yang lebih tertutup (misalnya topi, kaos lengan panjang, dan celana panjang)

5. Siapkan perlengkapan keamanan sepeda (rem sepeda bekerja dengan baik)

6. Siapkan masker cadangan, hand sanitizer, air minum botol berpenutup)

Tips penting sewaktu bersepeda:

1. Usahakan gowes mandiri atau kelompok kecil maksimal 5 orang (orang yang sudah dikenal atau keluarga sendiri)

2. Gunakan helm, kacamata, dan masker (disarankan masker kain tiga lapis dan siapkan masker cadangan)

3. Menjaga jaga jarak belakang maupun samping (atur jarak dengan posisi zig zag, jangan lurus!)

4. Lakukan olahraga intensitas ringan sampai sedang (jangan terlalu berat, bersepedalah dengab santai)

5. Patuhi rambu-rambu lalu lintas

6. Hindari sosialisasi atau istirahat makan minum bareng

Sesampainya di rumah setelah bersepeda

1. Hindari kontak fisik dengan orang rumah

2. Lepas masker, kacamata, sarung tangan, sepatu, helm, topi di luar rumah

3. Semprot desinfektan helm, kacamat, sepatu, dan sepeda

4. Segera mandi dan ganti baju

Poetut Soedarjanto, Ketua Bike to Work Indonesia. menjelaskan Bike to Work Indonesia dideklarasikan 27 Agustus 2005. Makna "Work" tidak sekedar untuk pekerja, tetapi didesain dan dimaknai "Work" semua aktivitas dan semua orang. Gerakan Bike to Work adalah gerakan massal untuk mengajak menggunakan sepeda sebagai alat mobilitas sehari-hari, utamanya ke tempat kerja. Jadi kalau pergi ke pasar boleh, sejak 2006 terjadi perubahan konsep menjadi social movement dengan jenis sepeda apapun dan ke manapun.



Sejak pandemi hanya ada pilihan olahraga yang bisa dilakukan di sekitar rumah: jalan kaki, lari, dan bersepeda karena bisa dilakukan secara individual. Hal ini berkembang terus hingga bersepeda menjadi populer seperti saat ini. Tetap prima selama bersepeda, kita perlu tetap menjaga diri kita dalam keadaan saat ini untuk menjaga imunitas.

Tidak sekadar sehat, tetapi juga pastikan bugar. Karena bugar membuat kita dalam mengelola kegiatan kita sebanyak mungkin dan produk menjalani kegiatan sehingga lebih baik. Sehat saja tidak cukup, orang bugar pasti sehat. Orang sehat pasti bugar. Salah satu cara menjaga kebugaran dengan bersepeda.

Bersepeda bisa dilakukan dari jarak dekat, mulai dari mini market dan ke tempat ibadah untuk membiasakan diri bersepeda. Ada atau tidak ya fasilitas, kita harus mulai bersepeda. 

Bersepeda dengan aman dan nyaman dengan mengenali sepeda (rem, tekanan ban, dan rantai), kenali diri (kondisi kesehatan dan kemampuan fisik), dan kenali lingkungan (kenali rutenya) Bersepeda harusnya membuat kita sehat, bukan menjadikan kita sakit.

Hindari dehidrasi dengan setiap 10-20 menit minum satu teguk, jangan menunggu haus, konsumsi 1,5 kali lebih banyak dari cairan tubuh yang keluar menjadi keringat. Perkiraan kebutuhan air selama satu jam sekitar 500-700 ml, kembali kepada diri kita sesuai dengan berat tubuh kita dan kecepatan bersepeda.


Minggu, 05 Juli 2020

Stres di Masa Pandemi? Kenali Bersama Cara Mengelolanya di We The Health


Banyak hal tak terduga yang terjadi pada tahun 2020, berbagai rencana dan perubahan terjadi dalam waktu singkat ketika pandemi melanda seluruh dunia, termasuk juga Indonesia. Tak sekadar berdampak pada kesehatan secara fisik, tetapi juga pada kesehatan secara mental. Banyak perubahan yang terjadi tak bisa begitu saja diterima dengan baik oleh semua orang, sehingga berdampak kepada stres.

Saya berkesempatan mengikuti acara We The Health, konferensi digital kesehatan pertama dengan berbagai narasumber dan topik menarik seputar kesehatan. Ada Track Jovee.id dan lifepack.id yang berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2020. Saya memilih ikut dalam sesi "Kesehatan Mental: Pentingnya Mengelola Stres Saat Pandemi" dengan narasumber Ade Binarko (Founder sehatmental.id pada Lifepack Track


Ade Binarko mengawali dengan ceritanya dalam membangun sehatmental.id ejak tahun 2014 untuk meningkatan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental. Ia pada tahun 2009 mengalami kesulitan dalam bernafas dan harus masuk ke IGD, hingga akahirnyania berkonsultasi ke psikiater dan didiagnosa menderita Panic Disorder. 

Awalnya tak mudah menerima, perlu self accaptance dan self care bahwa setiap orang punya masalah masing-masing. Pada tahun 2013 Ade Binarko mengikuti Enterprenuer Fest dan bertemu Natali Ardianto. Pada tahun 2015 ia punya keberanian dan ide untuk membuat festival tentang kesehatan mental, hingga membuat sehatmental.id.


Pada berlangsungnya masa pandemi Ade Binarko mengajak untuk kita beradaptasi, tak hanya kita saja yang punya masalah, oranh lain juga. Gunakan momen pandemi untuk mengevaluasi diri, mengatur prioritas, dan adanya peluang (seperti memanfaatkan media live streamung dan webinar). 


Selalu ada berkah di balik musibah yang terjadi. Ambil sisi positif dari pandemi yang terjadi, kini kita bisa berkumpul dengan keluarga. Misalnya seorang pilot yang jarang bisa berkumpul dengan keluarga pada kondisu normal karena kesibukan. Ada peluang yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan penghasilan, misalnya saat ini menjual kue secara online dengan sistem pre-order. Andaikan sudah kembali bekerja, bisa membuat penjualan kue di akhir pekan.

Ade Binarko berbagi tips dalam menghadapi stigma tentang stres dianggap karena kurang ibadah dan cara mengelola stres selama di rumah. Perlu pendekatan perlahan-lahan secara persuasif kepada orang tua, sesuaikan dengan bahasa yang dipahami orabg tua, dan membutuhkan proses. Jika dirasakan sudah ada gelagat terkait kesehatab mentak, tak ada salahnya datang untuk memeriksakan diri sebagai upaya preventif.


Sejak tahub 2014 Ade Binarko berinisiatif membuat kegiatan dengan mental health check up secara gratis. Karena setiap orang punya masalah, perlu ada pemeriksaan seperti check up kesehatan fisik yang sudah umum dilakukan

Kisah Robin Willliam seorang komedian yang bunuh diri, hal itu membuat munculnya kesadaran bahwa kesehatan mental merupakan hal yant penting. Sehingga diperlukan edukasi lewat berbagai cara, srperti konsultasi melalui Line @ dan memanfaarkan konsiultasi psikoli secara online.

Adanya kemajuan teknologi membuat harga terjangkau, seperti layanan Jovee.id yang memberikan rekomendasi suplemen dan Lifepack yang merupakan layanan apotek online. Sehingga pada masa pandemi seperti ini kita tetap bisa menjaga kesehatan dengan konsumsi suplemen. Selain itu Lifepack menjadi layanan yang memudahkan untuk membeli obat tanpa perlu kelua rumah.

Jika saat menggunakan media sosial merasa diri terganggu dan tak nyaman, gunakan mute atau blokir akun. Karena kita tak bisa menutup mulut semua orang, tetapi bisa menutup kedua telinga kita, dan bersikaplah bodoh amat dalam menghadapi pendapat orang sehingga tidak stres.

Selasa, 09 Juni 2020

Selamatkan Anak Indonesia dari Bahaya Rokok

Suatu malam saya menyaksikan acara televisi, dalam keseruan tiba-tiba datanglah jeda iklam. Ada iklan yang bercerita tentang hal yang positif, pesan-pesan inspiratif, dan menampilkan sosok seseorang yang keren. Namun, pada bagian akhir iklan tersebut, barulah diketahui kalau itu merupakan iklan rokok. Ya, betapa kreatifnya iklan rokok di masa saat ini. Tanpa didasari setiap harinya kita terpapar iklan rokok dalam berbagai media.


Pada momen Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang diperingati setiap tanggal 31 Mei, tahun ini mengangkat tema "Lindungi Kaum Muda dari Manipulasi Industri dan Cegah dari Konsumsi Rokok dan Nikotin". Tema yang sesuai dengan keadaan Indonesia saat ini, di mana industri rokok leluasa dalam melakukan kegiatan promosi. Tanpa disadari di alam bawah sadar anak muda memberikan dampak peningkatan jumlah perokok muda.

Sehingga diperlukan edukasi untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya upaya melindungi anak muda dari target pemasaran rokok. Saya berkesempatan untuk mengikuti Webinar Workshop Online yang diselenggarakan Lentera Anak, sehingga dapat mengetahui seperti apa praktek industri rokok dalam menargetkan anak muda sebagai calon konsumen masa depan.

Webinar Workshop Online mengangkat tema "Membedah Fakta Kebohongan Industri Rokok di era Post-Truth" dengan tiga narasumber:

1. Kiki Soewarso merupakan staf Pengajar pada STIKOM LSPR Jakarta, bersama Tim Peneliti Stikom-LSPR membuat riset tentang Situasi & Tantangan Pengendalian Tembakau, khususnya Paparan Iklan Rokok di Internet.

2. Hariyadi merupakan Data & Analyst Officer Lentera Anak. Terlibat dalam sejumlah campaign di Lentera Anak, antara lain Cukai Zei Campaign (2017), Bank Iklan Rokok (2017), Telur VS Rokok Campaign (2018), dan Pilih Bicara Campain (2019-2020).

3. Mouhamad Bigwanto merupakan Staf Pengajar pada Fakultas Kesehatan Masyarakat UHAMKA, dan Ketua Pusat Kajian Kesehatan UHAMKA. Aktif berkiprah di Organisasi, dimana saat ini menjabat sebagai Wakil Sekretaris Umum pada Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI).

Fakta di Balik Pesona Iklan Rokok di Indonesia

Narasumber pertama Kiki Soewarso menjelaskan jika pada zaman dahulu iklan rokok hadir dengan top model, kini iklan rokok tak lagi menggunakan model. Pesan-pesan inspiratif dan kreatif dalam iklan rokok ternyata sukses membuat terjadinya peningkatan jumlah perokok pada remaja meningkat. Tak hanya melalui iklan di TV, tetapi juga melalui sponsorship, iklan secara offline dan online.

Pada periode tahun 2013-2018 terdapat peningkatan 0,7% pada usia 10-14 tahun dan 1,4% pada usia 15-19. Iklan-iklan rokok yang "menginspirasi" disaksikan oleh para anak muda Indonesia. Pada anak-anak berusia <18 tahun terpapar iklan rokok sebanyak 45,7% dari internet dan melalui TV sebesar 85%.  Tak hanya itu saja bahkan anak dan remaja <18 tahun terpapar iklan rokok melalui plang toko yang menjual rokok sebesar 74,2%.




Iklan di TV, acara musik, dan pembagian sampel gratis menjadi kegiatan promosi yang paling berhubungan dengan status perokok pada anak dan remaja usia <18 tahun. Hal ini membuat risiko anak-anak yang terpapar kegiatan promosi dan sponsor rokok menjadi perokok. Anak dan remaja berusia <18 tahun berpeluang 2,8x lebih besar menjadi perokok ketika melihat pembagian sampel rokok gratis.




Begitu juga ketika melihat promosi dan sponsor rokok di berbagai acara memiliki peluang 1,5x-2,5x lebih besar untuk menjadi perokok. Pada saat ini konsumsi media online per hari meningkat, sehingga menjadi salah satu media promosi iklan rokok. Pada video di YouTube 80,3%, website 58,4%, Instagram 57,2%, dan Game Online 36,4%. Hal ini akan membuat potensi 1,5x lebih besar, anak dan remaja berusia <18 tahun menjadi perokok.



Kesimpulan: Adanya hubungan antara terpaan iklan rokok terhadap sikap merokok remaja. Media online yang sering diakses anak muda digunakan untuk menempatkan iklan rokok. Remaja yang tidak merokok ada kemungkinan merokok, setelah melihat iklan rokok.

Regulasi Sponsorship Iklan Rokok

Narasumber kedua Hariyadi, Data & Analyst Officer Lentera Anak menjelaskan tentang regulasi sponsorship iklan rokok yang diatur oleh PP 109 tahun 2012. Pada aturan pada pasal 36 ayat 1 tersebut adanya larangan menggunakan merk dagang, logo, dan brand image untuk mempromosikan produk tembakau. Pada ayat dua menjelaskan kegiatannya juga  dilarang untuk diliput oleh media.

Pada kenyataannya sering ditemui adanya brand image dalam sponsor yang sama dengan brand image dalam iklan rokok. Para pasal 37 PP 109 terdapat penjelasan tentang brand image yang dimaksud: semboyan yang digunakan oleh produk tembakau dan warna yang dapat diasosiasikan sebagai ciri khas produk yang disebutkan. Terjadi pelanggaran dalam penyelenggaraan sponsorship, karena menggunakan nama merk dagang dan logo produk tembakau termasuk brand image produk termbakau, bertujuan untuk mempromosikan produk tembakau.


Pengaturan sponsorship dan CSR terkait perlindungan khusus bagi anak dan perempuan hamil, tercamtim.Pada PP 109 tahun 2012. Pada pasal 47 menjelaskan setiap penyelenggaraan kegiatan yang disponsori oleh produk tembakau dan/atau bertujuan untuk mempromosikan produk tembakau, dilarang mengikutsertakan anak di bawah usia 18 (delapan belas) tahun.

Regulasi iklan rokok di televisi tercantum pada pada PP 109 no 2012 pada pasal 29: "Selain pengendalian iklan produk tembakau sebagaimana dimaksud pada pasal 27, iklan di media penyiaran hanya ditayangkan setelah pukul 21.30 sampai dengan pukul 05.00 waktu setempat. Namun, belakangan ini acara pada sekitar pukul 21.30 ditonton oleh anak-anak.

Tobacco Advertising, Promotion, and Sponsorship ( TAPS) di Era 4.0 

Narasumber ketiga Mouhamad Bigwanto menjelaskan tentang Era 4.0 & Industri Rokok. Salah satunya dengan merk rokok elektrik yang dimiliki oleh perusahaan rokok besar di dunia. Kemudian iklan di era 4.0 menunjukan tren peningkatan total belanja iklan di TV relatif meningkat dan diprediksi belanja iklan digital akan semakin meningkat.

Termasuk juga tobacco advertising, promotion, and sponsorship ( TAPS) di era 4.0 menggunakan iklan promosi dan sponsorship di media sosial, endorsment, user generated content, konten film, artikel atau berita yang secara tidak langsung mempromosikan rokok & brand image rokok, dan membangun komunitas & menggaet anak muda lewat games.
Bahkan kini pada kasus rokok elektronik menjual rasa aman dibandingkan rokok biasa dan dapat membantu untuk berhenti merokok. Pada kegiatannya melakukan pencatutan logo, pembajakan nama kegiatan, dan bajak istilah & image

Senin, 01 Juni 2020

KFC Jualan Donat, Bagaimana Rasanya?

Membuka akun Twitter menjelang malam hari, terlihat adanya postingan yang awalnya aneh bagi saya. Ketika ada gambar donat dengan halus yang terdapat logo KFC. Sejenak saya terdiam dan bingung, "KFC jualan donat? Apakah donatnya jadi garing rasanya gitu? Rasa penasaran bertambah, ketika membuka aplikasi chatting, ada grup chatting yang membahas tentang Donat KFC.

Ada anggota grup yang mencoba memesan Donat KFC, tetapi ternyata hanya ada di gerai tertentu. Jarak gerai KFC yang menjual donat cukup jauh dari rumahnya, akhirnya niatnya memesan donat diurungkan. Saya jadi mencari tahu, gerai KFC mana saja di daerah Tangerang yang menjual Donat KFC.

Pada suatu kali saya keluar rumah untuk belanja mingguan ke supermarket, selesai belanja jadi terpikirkan untuk membeli donat KFC. Iseng-iseng membuka aplikasi ojek online, lalu melihat daftar menu KFC. Tak menyangka gerai KFC yang ada di seberang supermarket, ternyata menjual Donat KFC.

Kemudian saya langsung menuju KFC BSD Square, memasuki, lalu mengantre, dan tak lama sudah berada di depan petugas kasir. Ada dua pilihan paker untuk pembelian Donat KFC: paketan dengan Mocha Float (Rp17.000) dan paketan 6pcs donat (Rp27.000). Saya memesan paketan satu Donat Icing Sugar KFC dengan Mocha Float, berhubung awalnya masih ragu dengan rasa donat KFC. 

Tak lama setelah membayar, lima menit kemudian saya dipanggil petugas kasir untuk mengambil Donat KFC dan Mocha Float. Berhubung masih berlangsung PSBB di Tangerang Raya, belum bisa makan di tempat (dine-in), saya membawa pulang dan menyantap Donat KFC di rumah.
Donat KFC dibungkus dengan kertas berwarna putih bertuliskan "KFC Jagonya Ayam", cukup membingungkan, tak menggunakan tulisan lain pada kemasan.

Mencoba Rasa Donat KFC
Mencoba Rasa Donat KFC 

Saat membuka bungkusan akan terlihat Donat KFC dengan gula halus yang cukup tipis, agak berbeda dengan tampilan pada gambar di menu. Saat saya menikmati Donat KFC terasa tekstur yang cukup lembut, rasanya tak terlalu manis, dan cukup cocok bagi saya.

Seminggu kemudian saat waktunya belanja mingguan, saya kembali mampir ke KFC BSD Square dan kali ini untuk membeli 6 pcs atau 1/2 lusin Donat KFC. Selesai memesan dan mengambil kotak berisi donat, saya menyadari ada yang berbeda. 

Donat KFC Paket 6 Pcs
Donat KFC Paket 6 Pcs 

Ternyata Donat KFC dalam kemasan 6 pcs taburan gulanya lebih banyak dibandingkan donat satuan dengan paketan Mocha Float. Saya meminta orang tua untuk mencoba Donat KFC, ternyata dapat kesan yang baik karena tekstur donatnya empuk.

Kesimpulan:
Sekalipun KFC dikenal sebagai restoran cepat saji yang terkenal dengan hidangan ayam goreng, tetapi menu lain seperti donat cukup enak. Tekstur donatnya cukup lembut, terlebih harganya cukup terjangkau. Namun, ada perbedaan banyaknya taburan gula pada kemasan satuan dan kotak. Secara keseluruhan Donat KFC patut untuk dicoba.

Rabu, 04 Maret 2020

Lebih Dekat dengan KPLP, Sang Penjaga Keamanan Wilayah Perairan Indonesia

Laut dan pantai Indonesia menyimpan potensi ekonomi yang besar, tak sekadar keindahannya. Namun, juga keanekaragaman hewan yang hidup dan sumber daya alam yang tersimpan merupakan hal yang begitu berharga.
Aktivitas perekonomian berjalan di laut dan pantai, banyak kapal yang hilir mudik dengan berbagai keperluan. Sehingga perlu adanya upaya penjagaan yang dilakukan terhadap aktivitas kapal yang berlayar, agar mematuhi peraturan keselamatan dan keamanan yang berlaku.

Berlatarbelakang hal itulah, hadirnya Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) atau Indonesia Sea And Coast Guard. Lembaga yang menjalankan fungsi penjagaan dan penegakan peraturan perundang-undangan di laut dan pantai.
KPLP sempat mengalami pergantian nama,  hingga akhirnya pada 1973 kembali menjadi KPLP. Tanggal 30 Januari menjadi tanggal diperingatinya hari lahir KPLP, pada tahun 2020 KPLP sudah memasuki usia ke-47 tahun.

KPLP Sang Penjaga Keamanan Wilayah Perairan Indonesia
KPLP Sang Penjaga Keamanan Wilayah Perairan

Acara puncak peringatan KPLP ke-47 berlangsung pada 26 Februari 2020 di Jakarta. Saya berkesempatan untuk menghadiri acara tersebut dan mengenal KPLP lebih dekat dalam menjalankan tugasnya. Direktur Jendral Perhubungan Laut, pak Agus H. Purnomo  saat upacara menyampaikan  KPLP merupakan lembaga yang sudah ada sejak sebelum perang dunia ke-2 tahun 1942 dan lembaga tertua di Indonesia.

Dharma Jala Praja Tama menjadi semboyan KPLP yang bermakna insan bahari selalu berusaha menjalankan pengabdian yang terbaik untuk bangsa dan negara.

Semboyan yang selalu dipegang teguh dan dijadikan pedoman bagi personil KPLP dalam menegakan fungsi penjagaan dan penegakan hukum untuk menjamin keselamatan dan keamanan di perairan Indonesia.

KPLP secara teknis operasional berada di Kementerian Perhubungan dan bertanggung jawab kepada presiden (sesuai Undang-Undang Pelayaran No 17 Tahun 2008). KPLP memiliki tugas antara lain:
1. Melakukan pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran
2. Melakukan pengawasan, pencegahan, dan penanggulangan pencemaran di laut
3. Pengawasan dan penertiban kegiatan serta lalu lintas kapal
4. Pengawasan dan penertiban kegiatan salvage, pekerjaan bawah air, serta eksplorasi dan eksploitasi kekayaan laut
5. Pengamanan Sarana Bantu Navigasi-Pelayaran
6. Mendukung pelaksanaan kegiatan pencarian dan pertolongan jiwa di laut.

Untuk menjalankan semua tugas itulah, UU 17 Tahun 2008 juga memberikan kewenangan kepada KPLP untuk melaksanakan patroli laut, melakukan pengejaran seketika (hot pursuit),  memberhentikan kapal di laut, serta melakukan penyidikan sebagai Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Dalam melaksanakan tugasnya, KPLP didukung oleh prasarana berupa 5 Pangkalan Penjagaan
Laut dan Pantai (PLP), yaitu :
1. Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok
2. Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban
3. Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Tanjung Perak
4. Pangkalan PLP Kelas II Bitung
5. Pangkalan PLP Kelas II Tual

Selain itu, saat ini Ditjen Perhubungan Laut memiliki 373 unit kapal patroli yang tersebar di 5  Pangkalan PLP dan Kantor Syahbandar di seluruh Indonesia. Adapun kapal-kapal yang dimiliki  oleh 5 Pangkalan PLP ditugaskan khusus untuk berpatroli melaksanakan penegakan hukum di laut, baik itu menyangkut kapal berbendera Indonesia maupun kapal asing yang beroperasi masuk ke Indonesia.

Sedangkan kapal-kapal patroli yang ada di Kantor Syahbandar hanya beroperasi di Daerah  Lingkungan Kerja (DLKr) dan Daerah Lingkungan Kepentingan Pelabuhan (DLKp). Sementara  untuk daerah di luar DLKr dan DLKp ini menjadi kewenangan dari 5 Pangkalan PLP.

Kapal-kapal patroli tersebut telah diinstruksikan untuk melakukan Patroli Keselamatan Maritim secara rutin untuk melakukan pengawasan, penjagaan dan penegakan hukum terkait keselamatan pelayaran di seluruh wilayah perairan Indonesia. Pada saat Operasi Natuna misalnya, KPLP turut berpartisipasi secara aktif dengan mengerahkan kapal patroli KN. Sarotama P.112 dan KN. Kalimasadha P.115 dari Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban untuk melakukan penjagaan dan pengamanan.

Usai berlangsungunya upacara dan dilanjutkan dengan berbagai penampilan menarik: drum band, bela diri, dan tari-tarian dari pegawai KPLP. Tak berhenti di situ, saya berkesempatan naik kapal patroli KN Trisula P111 setelah dan melihat langsung tugas keseharian KPLP yang berpatroli menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran, setelah diizinkan oleh Direktur KPLP, pak Ahmad.

Sebelum kapal mulai mengarungi lautan untuk berpatroli di seputaran Kepulauan Seribu, kapten Eko sebagai nakkode kapal menjelaskan aspek keselamatan dan keamanan yang harus dipenuhi. Dalam setiap kapal KPLP sudah memenuhi aspek keselamatan dan keamanan dengan tersediannya:
1. Sekoci Penyelamat (Life Boat)
2. Pelampung Penolong bentuk cincin
3. Jaket Penolong (Lift Jackets)
4. Rakit Penolong (Inflatable Liferaft)
5. Pelempar Tali Penolong

Setelah kapal mulai berpatroli, saya dan beberapa teman diperbolehkan melihat keadaan di ruang kemudi kapal dan memberikan edukasi keselamatan dalam pelayaran.  Jika hendak keluar dari area kemudi kapal, diharuskan untuk menggunakan Jaket Penolong (Lift Jackets).

Penggunaan Lift Jacket atau Jaket Penolong.jpg
Penggunaan Lift Jacket atau Jaket Penolong

Saat keluar dari area kemudi kapal, saya melihat seperti ada kotak kontainer berwarna orange yang ternyata merupakan alat untuk memisahkan minyak dan laut. Beberapa waktu lalu sempat ada tumpahan minyak yang mencemari laut, KPLP menggunakan KN Trisula menanggulangi pencemaran minyak di laut yang terjadi.

Setiap kapal berbendera Indonesia dan kapal asing, termasuk kapal patroli KPLP yang berlayar di wilayah perairan Indonesia wajib memasang dan mengaktifkan Sistem Identifikasi Otomatis atau Automatic Identification System (AIS).
AIS adalah sisten identifikasi otomatis yang menjadi dasar untuk dipergunakan di kapal, diatur secara internasional melalui konvensi keselamatan jiwa di laut.

AIS berfungsi mengirim dan menerima informasi data secara otomatis ke kapal lain, stasiun Vessel Traffic Service (VTS) atau Stasiun Radio Pantai (SROP). Dengan menerapkan sistem AIS akan dapat membantu pengaturan lalu lintas kapal dan mengurangi bahaya dalam bernavigasi.

Ada 9000 personil KPLP yang siap menjaga dan menegakan hukum laut Indonesia berdasarkan ketentuan nasional ataupun internasional. KPLP Indonesia juga banyak melakukan hubungan kerjasama dengan Sea and Coast Guard  berbagai Negara seperti UK Coast Guard dan US Coast Guard, baik untuk melakukan pemantauan dan patroli bersama, maupun untuk bekerjasama dalam hal peningkatan kapasitas  SDM.

KPLP juga telah secara aktif berperan dalam dunia internasional dalam hal penjagaan dan pengawasan keselamatan pelayaran, antara lain turut tergabung dalam Tokyo MoU dan secara rutin mengadakan kesepakatan dan kerjasama dengan negara-negara lain, baik secara bilateral, regional, maupun multilateral