Tampilkan postingan dengan label Waroeng Mee. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Waroeng Mee. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 September 2015

Tempat Nongkrong Asyik dan Seru di Jakarta: Waroeng Mee

Waroeng Mee, sebuah warung di Jalan Blora No.36, Jakarta Pusat. Lokasinya sangat dekat dengan Stasiun Sudirman dan Halte Busway Transjakarta Tosari. Bukan pertama kalinya datang ke Waroeng Mee, ini ketiga kalinya. Saya pernah posting pengalaman pertama saya ke .

Pertama kali datang ke Waroeng Mee, saat saya kesulitan mencari makan siang di bulan Ramadan. Kedua kalinya saya datang ke Waroeng Mee untuk berbuka puasa bersama teman dan sahabat. Namun di kedatangan saya yang ketiga ke Waroeng Mee ada hal yang berbeda. Karena saya datang bersama rekan-rekan blogger dan juga belajar dari beberapa narasumber. Narasumbernya  Hendy Setiono (Owner Baba Rafii) dan mas Okto Melandana.

Interior Waroeng Mee

Waroeng Mee adalah bagian dari keluarga Babarafi Enterprise. Setelah beberapa bulan tidak mampir ke Waroeng Mee, tampilannya semakin keren dibandingkan saat pertama dan kedua kalinya saya datang ke Waroeng Mee.


Interior Waroeng Mee-1

Interior Waroeng Mee-2

Interior Waroeng Mee-3

Kursi dan Meja di Waroeng Mee

Wallpaper Waroeng Mee-1

Wallpaper Waroeng Mee-2

Menu Makanan Waroeng Mee

Setelah lama tidak datang  Waroeng Mee, berbagai menu makanan dan minuman ternyata bertambah banyak. Untunk yang penasaran menu  makanan apa saya yang ada, berikut menu makanan dan minuman ngehits di Waroeng Mee terbaru

Menu Makanan Ringan dan Minuman Waroeng Mee

Menu Favouriote di Waroeng Mee


Setelah melihat menunya, saatnya melihat tampilannya makanan sebenarnya

1. Nasi Rising Ribs, nasi dengan daging kambing cincang dan telor ceplok. Saat saya mencobanya rasa kambing tidak terasa sama sekali


2. Kue Cubit Campur-Campur. Berbagai rasa kue cubit tersedia, dari stroberi, green tea, buble gum dan coklat



3.Long Bread Sandwich, roti sandwich dengan panjang 58 cm ini rasanya enak. Tentu saja tidak bisa dihabiskan sendirian, bisa kekenyangan nanti. Dengan isi daging, keju dan selada.





Sharing Session

Setelah melihat tampilan, menu dan makanan di Waroeng Mee. Ada sesi yang paling penting yaitu, kisah dari Mas Hendy Setiono dan Mba Nilamsari tentang berwirausaha dari awal sampai dengan Babarafi sampai dengan saat ini. Memulai sejak 15 tahun yang lalu di Surabaya, perlahan-lahan menambha jumlah gerobak Kebab Babarafi dan sampai besar sampai saat ini.




Ternyata dalam membuat  bisnis Waroeng Mee dilakukan hanya dalam perencanaan dua bulan saja. Ketika sudah buka perlahan-lahan ditambahkan dan diperbaiki berbagai hal. Tidak menunggu semuanya sempurna ternyata. Kadang saat ingin memulai usaha kita maunya semua serba sempurna, ternyata yang terjadi pada Waroeng Mee sangat berbeda. Ke depannya Warong Mee akan memiliki cabang di daerah BSD, Tangerang Selatan

Narasumber lain yang tidak kalah bagusbta mas Okto Melandana. Mas Okto berbagi beberapa hal dalam beberapa tips, saat kondisi  yang kurang baik seperti saat ini dan bagaimana memulai usaha.


Pada Akhirnya

Setelah sharing session, tak lupa berfoto-foto dengan rekan-rekan blogger dan narasumber. Sabtu, 5 September 2015 menjadi hari yang menyenangkan bagi saya, bisa belajar dan menikmati berbaagai menu di Wsroeng Mee.


Foto Bersama Rekan Blogger dan Narasumber
Waroeng Mee dekat lokasi yang strategis, nyaman dan cocok dijadikan tempat nongkrong. Dari anak kecil sampai orang dewasa bisa menikmati beragaman pilihan menu di Waroeng Mee.  Beragam menu tersedia dan bisa dipilih sesuai keinginan.


Kamis, 09 Juli 2015

Buka Bersama Warung Blogger di Waroeng Mee

Seperti tulisan blog sebelumnya tempat nongkrong ngehits yaitu di Waroeng Mee. Akhirnya saya mengajak teman-teman Warung Bloggger mengadakan acara buka puasa di Wareong Mee. Karena pertimbangan lokasi Waroeng Mee yang strategis, dekat dengan Stasiun Sudirman, Waroeng Mee jadi tempat nongkrong ngehits juga. Jam 16.30 sudah duduk manis, kemudian memesan makanan. Maklum keburu lapar jadinya makan duluan. 

Akhirnya jam 17.30 teman-teman Waroeng Blogger sudah datang. Sambil menunggu berbuka puasa ngobrol-ngobrol, sering chatting di grup Whatsapp tapi ada yang belum pernah bertemu dan bertatap muka. Di kesempatan kali ini momen yang tepat.


Foto Sebelum Berbuka Puasa

Saat meminta menu di Waroeng Mee kali ini gak dikasih talenan lagi, tapi beneran daftar menu. Di daftar menu yang baru sekarang tersedia menu paketan untuk buka puasa. Menu paketan harganya lebih hemat pastinya daripada menu satuan.




Tadi saya memesan Mee Kuah dan Kebab Turki Baba Rafi. Karena Waroeng Mee ini masih satu pemilik dengan Kebab Turki Baba Rafi. Tak terlalu lama sekita 10 menitan akhirnya pesanan makanan saya datang juga.

Kebab Turki Baba Rafi

Mee Kuah Original

Teman-teman yang lain ada yang pesan kue cubit greentea dan menu paketan Nasi Meet Night
Indahnya berbuka puasa, sambil ngobrol dan juga makan bersama.


Nasi Meet Night


Kue Cubit Greentea


Semua makanan di Waroeng Mee layak dicoba deh. Sebelum selesai bukber mari foto dulu. Lebih ceria donk setelah makan. 

Foto Setelah Buka Puasa


Semoga di lain waktu bisa bersama teman-teman Warung Blogger, kumpul di Waroeng Mee lagi! ^^


Jumat, 26 Juni 2015

Tempat Nongkrong Baru Jakarta, Waroeng Mee

Warung, saat mendengar kata warung, pasti akan terbayang tempat makan dengan berbagai jenis lauk-pauk. Warung identik dengan tempat yang sederhana, kecil dan kurang terawat. Namun semua bayangan tentang warung berubah, setelah saya mengunjungi sebuah warung, bernama Waroeng Mee (Semacam Tempat Nongkrong).

Waroeng Mee yang berlokasi di Jalan Blora no 36, tidak terlalu jauh dari Stasiun Sudirman, buka dari jam 10 pagi dan tutup jam 10 malam.  Bukan hanya menjual mie namun berbagai jenis makanan lain yang kata anak muda zaman sekarang kekinikanseperti kue cubit.  Saya di Rabu siang mendatangi Waroeng Mee. Cukup berjalan kaki sekitar 300 meter dari The City Tower (Halte Transjakarta Tosari) saya sudah sampai di Waroeng Mee.


Tampak Depan Waroeng Mee

Dari dari sudah tampak tampilan warung yang berbeda dengan warung pada umunya, terlihat di atas ada tulisan Baba Rafi Enterprise. Ternyata Waroeng Mee adalah bagian dari perusahaan Baba Rafi, pasti ingat Baba Rafi teringat dengan kebab yang enak itu lho. Mari kita lihat seperti apa di dalamnya.

Saat memasuki Waroeng Mee, saya cukup terkagum akan interrior dari warung ini. Saat melihat ke dinding warung, kekinian dan anak muda banget. Intagramable banget backgroundnya.




Keasyikan memandangi sampai lupa pesan makanan. Bagitu saya memanggil pelayan untuk meminta daftar menu ternyata saya diberikan talenan, di atas talenan ada daftar menunya. Unik ya! ^^


Talenan Daftar Menu 

Lihat-lihat daftar menu, harga makanannya cukup terjangkau. Ada menu roti bakar dan mie dengan berbagai pilihan topping. Ada jajanan gaul juga dengan kue cubit, di daftar menu namanya chubitzan dengan varian red velvet dan green tea. Di lain waktu saya sepertinya akan mencobanya untuk cemilan. Pilihan menu minuman juga beragaman dan layak dicoba. Karena belum makan siang akhirnya saya memesan Mee Kuah Original dan Teh Tarik. Sambil menunggu pesanan makanan dan minuman dibuat, sambil melihat-lihat kesana kemari.

Meja dan Kursi di Waroeng Mee
Di Dinding Waroeng Mee

Sambil lihat-lihat ke dinding  dengan wallpaper yang unik, akhirnya pesanan makanan dan minuman datang juga. 


Mee Kuah Original
Teh Tarik

Selesai melahap Mee Kuah Original dan Teh Tarik, tak lupa membayar ke kasir dulu. Begitu keluar dari Waroeng Mee, baru sadar ternyata ada menu delivery juga. Keren nih bisa pesan antara makanan dari Waroeng Mee juga. 

Menu Delivery Order
Warong Mee patut dikunjungi dan jadi tempat nongkrong, saya berencana dalam waktu dekat ke sana lagi. Mau mencicipi kue cubit dan menu-menu unik lainnya. Yuk, yang dekat Stasiun Sudirman mampir ke Waroeng Mee.

Artikel Terkait:

Buka Bersama Warung Blogger di Waroeng Mee 

Tempat Nongkrong Asyik dan Seru di Jakarta: Waroeng Mee