Tampilkan postingan dengan label PMI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PMI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 November 2016

Hal yang Kamu Pasti Belum Kamu Ketahui tentang Donor Darah

Darah salah satu hal yang tak asing bagi masyarakat. Saat terjadi kecelakaan dan perlu dilakukan tindakan operasi, darah menjadi salah satu hal yang penting.

Mememuhi kebutuhan darah, pastinya akan teringat Palang Merah Indonesia (PMI). Tentunya darah dari PMI tak begitu saja ada, ada pendonor darah yang secara sukarela menyumbangkan darah.

Namun tak sembarang orang boleh mendonorkan darahnya di PMI. Ada syarat dan ketentuan yang perlu dipenuhi. Pada 5 November 2016 di Restoran Bumbu Desa, dr.Pierlita. M Biomed



Penjelaskan persyaratan bagi calon pendonor darah seperti:
-Berat badan minimal 45 kg
-Minimal kandungan Hemoglobin 12.5g/dL
-Berumur 17-60 tahun (bagi masyarakat umum) dan maksimal 65 tahun (bagi pendonor darah rutin).
-Tidak menderita penyakit tertentu
-Tidak sedang menstruasi
-Cukup tidur dan makan
-Jarak melakukan donor darah terakhir minimal 12 minggu
-Tidak menerima transfusi darah 6 bulan terakhir
-Tidak mendapat imunisasi virus dilemahkan dalam 2 minggu terakhir

Pada umumnya dikenal golongan darah ABO di Indonesia:
-Golongan Darah A: 25,48%
-Golongan Darah B: 26,68%
-Golongan Darah O: 40,77%
-Golongan Darah AB: 6,6%

Namun selain sistem ABO, ada sistem lainnya seperti: sistem Rhesus, Lutheran, Lewis, Duffy, Diego, dan Sutter.

Ternyata volume pengambilan darah ada ketentuannya juga:
-Berat badan 45 kg makdimal 250 ml
-Berat badan 50 kg, maksimal 350 ml
-Berat badan 55 kg, maksimal 450 ml

Darah yang diambil diolah menjadi berbagai komponen darah dengan dua metode: manual plasma excractor dan automated plasma separator. Hasil dari komponen darah seperti: darah merah pekat, trombosit pekat, plasma cair, plasma, dan segar beku

Darah yang diambil dipastikan bebas dari berbagai potensi penyakit hepatitis B, hepatitis C, sipilis, dan HIV/AIDS dengan metode ELISA dan Nucleic Acid Test (NAT). Proses pengolahan darah berlangsung srlama 8-10 jam sesudah pengambilan darah.

Setelah diolah dan melalui proses, maka darah didistribisikan ke bank darah yang ada di rumah sakit. PMI DKI Jakarta mendistribusikan darah ke 205 rumah sakit di Jakarta dan 244 rumah sakit di luar Jakarta.

Dalam pengolahan darah PMI DKI Jakarta sudah menggunakan teknologi terbaru untuk penyaringan darah pada donor apherisis. Donor aphresis adalah donor darah dengan pengambilan satu komponen darah saja yang diperlukan, misalnya trombosit darah. Komponen darah lainnya dikembalikan ke tubuh pendonor. Sehingga donor aphresis bisa dilakukan lagi setelah 3 minggu.

Namun pada donor darah umum, penggunaan teknologi dengan alat khusus belum bisa dilakukan karena biaya yang besar.

Ternyata pengolahan darah dari pendonor, melalui berbagai proses sehingga menimbulkan biaya. Sehingga penerima donor dikenakan biaya Rp 510.000 sebagai Biaya Penggantian dan Pengolahan Darah (BPPD) untuk rumah sakit di Jakarta dan Ro 660.000 untuk rumah sakit di luar Jakarta. Namun jika bisa melengkapi persyaratan yang diminta, maka mendapatkan subsidi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sehingga penerima donor membayar hanya Rp 360.000.


Bagi pendonor darah mendapatkan manfaat seperti:
-Mengetahui golongan darah
-Kadar Hemoglobin terpantau
-Terpantau dari potensi penyakit Hepatitis B, Hepatitis C, Sifilis, dan HIV/AIDS
-Menurunkan resiko serangan jantung
-Menurunkan resiko penyakit kanker
-Membakar hingga 650 kalori.

Palang Merah Indonesia (PMI) juga memberikan apresiasi bagi pendonor darah dengan jumlah tertentu: 25 kali, 50 kali, 75 kali, dan 100 kali.

Kamis, 25 Februari 2016

Hydro Solar dan Menghargai Karya Orang Lain

Sabtu siang 20 Februari 2016 menjadi hari yang berbeda. Rekan-rekan Tau dari Blogger menggelar Sarasehan Kedua di Gedung PMI DKI Jakarta lantai 4. Berawal dari kepedulian akan proyek dari murid salah satu sekolah: Hydro Solar.

Penjelasan Detail Hydro Solar


Proyek Hydro Solar akan dilaksanakan di Pasar Angin Pojok, Mega Mendung. Dengan target 100 orang di sana bisa mendapatkan akses air bersih. Ternyata  proyek ini digagas anak muda yang masih duduk di bangku sekolah: David Julio Panagian dan Dominic Harjo. 

Pengagas Konsep Hydro Dolar

Seperti apa ya gagasan Hydro Solar?

Hydro Solar ternyata proyek sosial yang memanfaatkan energi matahari untuk menggerakan pompa air. Sehingga dengan Hydro Solar maka akan menghasilkan perbaikan sanitasi, seiring dengan ketersediaan air bersih.

Berlanjut dengan pemaparan dari Band Cokelat tentang menghargai karya orang lain. 

Diskusi dengan Band Cokelat

Salah satu bentuk penghargaan atas karya orang lain, dengan tidak menjual dan menggunakan produk bajakan dan produk KW. Selain itu Band Cokelat menghadirkan kaos limited edition yang memiliki nomor seri.

Dari proyek Hydro Solar hingga Band Cokelat yang berbagi cerita agar peserta menghargai karya, dengan menjual dan menggunakan karya asli. Acaranya tidak lepas dari dukungan PMI DKI Jakarta, Band Cokelat, dan Central Spring Bed. Sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Selasa, 12 Januari 2016

Kolaborasi Blogger TDB dengan PMI, Pesona Indonesia dan Band Cokelat

Tau Dari Blogger (TDB), salah komunitas blogger yang saling berbagi informasi antar blogger. Pada Minggu, 10 Januari 2016 di Kantor Pusat PMI Kramat, Jakarta Pusat mengadakan acara Sarasehan pertama. Acara blogger di PMI, mau ngapain ya?  Dengan tema "Solidaritas untuk Sesama" sinergi antara TDB dengan PMI, Pesona Indonesia dan Band Cokelat.

Acara Sarasehan Tau dari Blogger

Dari pihak PMI, Pesona Indonesia, dan Band Cokelat berbagi ilm, cerita dan pengalaman kepada kami peserta sebagai anggota TDB. Di awali dengan kata sambutan dari masing-masing pihak dan dilanjutkan sharing sesion.


Mas Edwin,Band Cokelat dan  Pak Billy,Pesona Indonesia

Mas Herman, PMI dan Mba Nuty Laraswaty

PMI membagikan tentang pentingnya adanya UU Lambang PMI sehingga tidak disalahgunakan, beserta akibat jika tidak ada keseragaman logo PMI.

Sharing Sesion dari PMI


Pak Billy dari Pesona Indonesia berbagai kisah tentang wisatawan asing, yang membutuhkan darah dengan  rhesus negatif. Untungnya dengan rasa solidaritas ditemukan pendonor rhesus darah negatif.

Selain itu ada tamu spesial juga Mba Nuty Laraswaty yang membawakan materi digital marketing. Mba Nutty berbagi tentang pengelolaan social media dan menyarankan blogger membuat blog tentang UKM dan kesehatan.
Sharing Sesion dari Mba Nuty Laraswaty

Senang sekali berbagai institusi saling berbagi, saya menunggu sesi dari Band Cokelat. Namun karena ada keperluan lain yang mendadak, saya tidak bisa mengikutinya,.Semoga di lain kesempatan bisa ikut belajar bersama lagi!


Foto Bersama TDB dengan PMI, Pesona Indonesia dan Band Cokelat
Pastinya akan tambah seru dan saya percaya juga bermanfaat bagi blogger, rekan di PMI, dan juga Pesona Indonesia.