Tampilkan postingan dengan label Nestle Breakfast Cereals. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nestle Breakfast Cereals. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 April 2019

Tantangan Hidup Lebih Sehat dengan Kreasi Sarapan Wholegrains

Kegiatan sarapan  seringkali disepelakan dan kita abaikan, padatnya kegiatan di hari membuat tak ada waktu untuk mempersiapkan dan makan di pagi hari. Padahal ternyata sarapan memiliki manfaat yang penting bagi kesehatan kita, tetapi tak sekedar asal sarapan. Perlu memili makanan untuk santap pagi hari yang berkualitas, mengawali hari dengan amunisi agar seharian produktif.

Business Executive Officer Cereal Partners Worldwide Indonesia, Alaa Shaaban memperkenalkan komitmen Nestle: Nestle for Healthier Kids. Partisipasi Nestle membantu 50 juta anak-anak agar hidup lebih sehat dan bahagia, dalam kegiatan Pekan Sarapan Nasional dan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat.


Prof. Ali Khomsan, Guru Besar Pangan dan Nutrisi Institut Pertanian Bogor (IPB) menjelaskan definisi dan manfaat Whole Grain bagi kesehatan manusia. Whole Grains adalah biji-bijian utuh yang sering disalahartikan sebagai gandum utuh, padahal istilah yang tepat adalah whole wheat grians. Bukan hanya gandum sja, tetapi juga oat, barley, beras merah, dan jagung masuk kategori whole grains.Dalam aspek gizi whole grains memiliki serat dan mineral yang lebih tinggi.


Misalnya bekatul yang masih menempel pada beras mengandung serat, kandungan serat yang tinggi adalah hal yang bagus  untuk mengedalikan kolesterol, obesitas, dan kanker usus besar. Konsumsi makanan berserat lebih mampu membuat kita terhindar dari penyakit tidak menular atau degenertif.

Obesitas merupakan faktor risiko penyakit jantung, diabetes, asam urat, hipertensi. Kendalikan obesitas merupakan "jalan pintas" terhindar penyakit degenatif atau kronis, dikarenakan gaya hidup tidak sehat dan konsumsi yang tidak tepat.

Saat bangun tidur dalam waktu cukup lama, kita tidak makan sejak malam hari, sarapan adalah amunisi pertama dalam menjalani aktivitas. Batasan yang baik waktu sarapan yang baik adalah dua jam setelah bangun tidur. Sarapan menjadi amunisi penting bagi anak-anak untuk beraktivitas di sekolah sehingga bisa konsentrasi. Bagi pekerja sarapan menjadi sumber enegeri untuk beraktivitas, tetapi perlu sarapan yang baik untuk terus produktif dengan kebiasaan baik sarapan.

Idealnya konsumsi whole grains harian adalah 48 gram atau setara  3 slice roti, konsumsi nasi harian orang Indonesia sebesr 200gram. Awali hal baik dengan menggantikan nasi dengan wholegrains mulai dari 8 gram atau 12 gram.  Hingg saat ini baru Denmark yang mencapai konsumsi 58 gram per hari, Amerika 10 gram per hari, dan Malaysia 4 gram. Di Indonesia sendiri konsumsi rata-rata whole grains, khususnya jagung 4 gram per hari rata-rata atau setara 10 biji jagung.

Pada tahun 2013 dilakukan penelitian, bahwa anak-anak mengonsumsi sarapan memiiki potensi akademik mendapatka nilai  4,5 kali lebih tinggi dibandingkan anak yang tidak sarapan. Anak-anak yang sarapan berkualitas berpeluang mendapat nilai lebih tinggi dengan konsumsi While Grains, seperti mengonsumsi Koko Crunch, Honey Star, Koko Krunch Duo, dan Koko Crunch Max.

Berlangsung juga demo masak oleh Chef Steby dengan dua menu: Whole Grain Breakfast Shaksouska khas Timur Tengah sajian telur disajikan saus tomat dan pan langsung, ditambahkan tortila (tepung gandum). Kemudian menu Sweet Kokoda masakan dari Fiji Island gunakan santan dan disajujan dki atas batok kelapa, santaan yang tidak dimasak.


Cara membuatnya kedua menu cukup mudah, bahannya mudah ditemukan di pasar. Usahakan jangan abaikan sarapan, kurangi makan malam jika busa. Sarapan memenuhu 20% kebutuhan harian, perhatikan label gizi pada kemasan, lalu tambahan buah seperti pisang dan alpukat sebagai tambahan energi dan kacang-kacangan sebagai sumber protein pada menu sarapan.