Minggu, 15 September 2019

Saatnya Kerajinan Indonesia Semakin Dikenal melalui KriyaNusa 2019

Kain tenun menjadi salah satu produk kerajinan yang dikenal, tetapi ternyata masih ada banyak hasil karya kerajinan di Indonesia yang berkualitas. Mulai dari songket, anyaman bambu, produk kulit, kerajinan logam, dan logam mulia.

Untuk mengenal lebih dekat tentang produk kerajinan Indonesia, saya berkesempatan menghadiri acara Temu Netizen KriyaNusa 2019 yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) pada 9 September 2019 di Jakarta.

Acara Temu Netizen #KriyaNusa2019 diawali sambutan oleh Pak Widodo Muktiyo, Direktur Jendral Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo RI. Pak Widodo menyampaikan di dunia yang serba terhubung dan online saat ini, menyimpan potensi untuk mendukung promosi kerajinan Indonesia.


Melalui acara KriyaNusa 2019 diharapkan kerajinan Indonesia mempunya daya saing yang tinggi dan punya pasar yang lebih luas lagi. Para pelaku UMKM saat ini merupakan pahlawan ekonomi. Sehingga perlu kita dukung dengan mempromosikannya.

Acara KriyaNusa 2019 akan berlangsung pada 11-15 September 2019 di Balai Kartini diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) didukung Kementerian Kominfo. Dukungan Kementerian Kominfo sebagai wujud pelaksanaan  tugas sebagai Goverment Public Relation (GPR) dengan tiga aspek: People, Public, Partnership.

Termasuk dukungan pada penyelenggaraan KriyaNusa 2019 yang diselenggarakan Dekranas. Pada tahun ini merupakan tahun ke-3 dukungan Kementerian Kominfo kepada Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional).

Euis Saedah, Sekretaris Jendral Dekranas menyampaikan komitmen Dekranas, melestarikan dan mempromosikan produk kerajinan Indonesia. Melalui acara KriyaNusa 2019 yang menjadi ajang promosi kerajinan Indonesia dari berbagai daerah.



Hasil karya kerajinan UMKM di KriyaNusa 2019 terjamin kualitasnya. Bu Triana Rudiantara, Ketua Bidang Humas Promosi dan Publikasi KriyaNusa 2019 menjelaskan kualitas kerajinan yang sudah terkurasi sudah dikurasi di daerah asalnya oleh Dekranas daerah asal.


Setiap daerah punya hasil kerajinan yang unik, one village one product. Sehingga sebanyak 80% peserta UMKM yang berpartisipasi dalam KriyaNusa 2018 berasal dari perwakilan Dekranas daerah dan tidak dipungut biaya untuk menjadi peserta pameran.

Untuk publikasi acara #KriyaNusa2019 Kemkominfo sudah mengirimkan SMS Blast, informasi di Videotron, dan media sosial. Sekalipun sudah trend belanja online. Namun, konsumen masih perlu memegang barang. Hal ini difasilitasi oleh Dekranas melalui pameran KriyaNusa 2019 di Balai Kartini, Jakarta. Mari, kita anak muda hadir pada acara pameran kerajinan karya nusantara, terlebih anak-anak muda untuk bangkit dan menjadi penerus pengerajin juga.


Pendapatan e-commerce di Indonesia naik 56% sehingga tak perlu ragu akan potensi promosi kerajinan Indonesia melalui online. Terlebih di daerah timur Indonesia sudah mendapatkan akses kemudahan Indonesia, sehingga tidak Jawa Sentris lagi. Jaringan internet tak hanya dibangun oleh ISP saja, kini pun sudah dibangun oleh Kementerian Kominfo melalui Palapa Ring.


Mari, bersama kita datang ke KriyaNusa 2019 di Balai Kartini, berlangsung pada 11-15 September 2019! Kita dukung dengan mempromosikan dan membeli berbagai hasil kerajinan karya UMKM Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar