Kamis, 23 Mei 2019

One Earth Movement, Wujud Komitmen Conscious Hospitality Batiqa Hotel

Seiring perkembangan teknologi, informasi tentang tempat wisata semakin mudah didapatkan. Banyak tempat wisata di Indonesia yang belum diketahui oleh masyarakat. Namun, ketika informasi tersebar dan banyak didatangi orang, muncul ancaman kerusakan lingkungan.

Perkembangan sektor pariwisata perlu diimbangi dengan edukasi kepada masyarakat. Berwisata dengan menjaga lingkungan, seperti misalnya tidak membuang sampah sembarangan. Sudah ada beberapa kejadian di pantai banyak sampah, bahkan hewan laut yang mati karena memakan sampah. Kini saatnya bagi kita untuk bersama menjaga lingkungan di tempat wisata.

Membangun Indonesia yang Lebih Baik

Lingkungan menjadi perhatian pelaku usaha sektor swasta, Batiqa Hotel Manajemen (Batiqa Hotel) yang merupakan bagian dari PT Surya Semesta Internusa, Tbk. Dengan semangat conscious hospitality untuk melindungi kelestarian alam di tempat wisata, melalui One Earth Movement yang bertujuan mendukung program Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung jawab, Penanganan Perubahan Iklim, Ekosistem Laut, dan Kemitraan sesuai UN SDGs (United Nations Sustainable Development Goals).

Program One Earth Movement sejalan dengan core value dari PT Surya Semesta Internusa, Tbk yaitu “Membangun Indonesia yang Lebih Baik“. Saya pun berkesempatan menghadiri acara pengenalan One Earth Movement pada 17 Mei 2019 di Batiqa Hotel Karawang. Diawali dengan talkshow Pariwisata yang Memperhatikan Lingkungan.

Pak Amir Michael Tjahaja, Vice President Director BHM Hospitality menjelaskan tiga pilar core value: Bisa Dipercaya, Berusaha yang Terbaik, dan Customer Focus. Sehingga Batiqa Hotel dapat mewujudkan core value Building Better Indonesia. PT Surya Semesta Internusa, Tbk memiliki tiga lini bisnis: konstruksi, properti, dan perhotelan. Melalui Batiqa Hotel, PT Surya Semesta Internusa, Tbk turut berkontribusi dalam membangun pariwisata Indonesia.

Vice President Director Batiqa Hotel Management
Amir Michael Tjahaja, Vice President Director Batiqa Hotel Management

Matthew Lim, Operational Director BHM Hospitality memahami potensi pariwisata Indonesia yang besar, sehingga Batiqa Hotel membuka hotel di berbagai wilayah di Indonesia. Perlu adanya infrastruktur pendukung pariwisata, tetapi dalam membangun hotel Batiqa Hotel tetap memperhatikan aspek lingkungan.

Pentinya Edukasi Konsumsi Bertanggung Jawab kepada Masyarakat

Hadir juga seorang Travel Influencer Annisa Malati berbagi pengalaman berkeliling Indonesia, melihat betapa besarnya potensi wisata khususnya di daerah Morotai. Ia tak menemukan sampah selama berkeliling tiga pulau, karena banyak tempat sampah dan masyarakat bersama-sama bertanggung jawab menjaga kampung halaman.

Annisa Malati, Travel Infuencer
Annisa Malati, Travel Infuencer

Bahkan mbak Annisa bisa diving bersama dengan 55 hiu, masih banyak potensi wisata yang bisa digali di Morotai. Namun, untuk penginapan di sana hanya tersedia homestay di rumah penduduk. Mbak Annisa berharap Batiqa Hotel bisa ada di sana, tetapi tetap memperhatikan lingkungan seperti hotel tanpa adanya AC.

Saat suatu daerah wisata dipromosikan, semakin banyak orang akan berdatangan dengan membuat sampah baru. Untuk mengantisipasi hal tersebut perlu kerjasama untuk memberikan pemahaman untuk menjaga lingkungan kepada masyarakat.

Mulai dari sektor swasta seperti Batiqa Hotel, pemerintah, NGO seperti Yayasan Konservasi Alam Nusantara, dan pelaku wisata seperti mbak Annisa Malati perlu bersama mengedukasi masyarakat untuk menjaga terumbu karang dan tak membuang sampah sembarang.

Program CSR One Earth Movement dari Batiqa Hotel

Kepedulian akan lingkungan sesuai dengan value Batiqa Hotel, melalui program CSR One Earth Movement.  Program One Earth Movement bertujuan untuk mengajak masyarakat agar lebih peduli, terhadap kelestarian alam Indonesia dengan mengedukasi masyarakat untuk hidup yang lebih ramah lingkungan.

Kemasan Aminities Ramah Lingkungan
Kemasan Aminities Batiqa Hotel yang Ramah Lingkungan

Batiqa Hotel meminimalisir sampah hotel dengan mengganti kemasan aminities dari plastik menjadi Ecoplast. Kemasan Ecoplast erbuat dari Ecoplast dengan berbahan dasar singkong, sehingga lebih ramah lingkungab dan lebih cepat terurai. Memang harga Ecoplast lebih mahal dibandingkan plastik biasa, tetapi Batiqa Hotel memahami manfaat lebih besar yang diberikan.

Batiqa Hotel Ajak Masyarakat Turut Berpartisipasi dalam One Earth Movement

Budi Santosa, Direktur Pengembangan Yayasan Konservasi Alam Nusantara membagikan bahwa di Indonesia potensi alam yang luar biasa, ada enam spesies penyu dunia yang ada di Pulau Rote dan Pulau Kakaban. Sehingga diperlukan upaya konservasi untuk menjaga kelangsungan hidup penyu laut.

Direktur Pengembangan Yayasan Konservasi Alam Nusantara
Budi Santosa, Direktur Pengembangan Yayasan Konservasi Alam Nusantara 

Batiqa Hotel bekerjasama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (The Nature Conservancy) dan mengajak masyarakat berpartisipasi. Batiqa Hotels dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama One Earth Movement. Cara untuk berpartisipasi dalam One Earth Movement cukup mudah.

Kerjasama Batiqa Hotel dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara
Penandatangangan Kerjasama One Earth Movement Batiqa Hotel dan YKAN

Jika melakukan reservasi kamar Batiqa Hotel secara walk in, maka sudah turut berdonasi sebesar Rp 10.000 per transaksi. Jika reservasi website Batiqa, maka sudah turut berdonasi sebesar Rp 5.000. Selain itu dalam setiap pembelian aminities Ecoplast Batiqa Hotel, sudah turut berdonasi sebesar Rp 15.000 juga. Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk kegiatan konvervasi penyu di Pulau Rote dan Pulau Kakaban.

Batiqa Hotel Karawang, Hotel Ramah Linkungan dengan Fasilitas Lengkap

Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang menjadi tempat pertama kali Batiqa Hotel berdiri. Batiqa Hotel sudah hadir juga di berbagai daerah lainnya: Cirebon, Jababeka, Palembang, Pekan Baru, Lampung, dan Surabaya. Batiqa Hotel Karawang and Apartments sebagai hotel bintang tiga berada di lokasi yang strategis, tidak jauh dari pintu tol Karawang Timur. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap ada kolam renang dan alat olahraga yang bisa digunakan oleh tamu. Terdapat 79 kamar hotel dan 58 kamar apartemen.

Batiqa Hotel Karawang
Batiqa Hotel and Apartement Karawang

Terdapat FRESQA Bistro dengan area indoor dan outdoor yang cukup luas. Aneka sajian makanan tersedia yang saya santap saat sarapan. Selama bulan Ramadan tersedia hidangan bagi tamu Batiqa Hotel untuk santap sahur.  Dalam kamar #301 yang saya tempati cukup nyaman dan bisa tidur dengan nyenyak. Terdapat fasilitas TV kabel, jaringan wifi yang lancar, air mineral, penghangat air, kopi, teh, dan kulkas kecil yang bisa digunakan.

Area Indoor FRESHQUA Bisto
Area Indoor FRESHQUA Bisto

Area Outdoor FRESHQUA Bisto
Area Outdoor FRESHQUA Bisto

Batiqa Hotel Karawang and Apartments menerapkan conscious hospitality dengan pengolahan air limbah dengan mengadopsi Organica Technologies dari Hungaria. Air limbah yang berasal dari hotel akan diurai oleh akar tanaman, di mana akar tanaman berfungsi sebagai tempat berkembangbiaknya mikro organisme.

Pengolahan Air Limbah Batiqa Hotel Karawang
Tampak Luar WWTP Organica Suryacipta

Tampak Dalam WWTP Organica Suryacipta
Tampak Dalam WWTP Organica Suryacipta

Tanaman Pengurai Air Limbah
Pohon Pisang Cavendish, Tanaman Pengurai Air Limbah

Limbah dari kawasan industri Suryacipta Karawang, termasuk Batiqa Hotel Karawang diolah melalui fasilitas Waste Water Treatment Plant (WWTP) Organica Suryacipta. Hal ini merupakan dukungan PT Surya Semesta Internusa, Tbk (induk usaha Batiqa Hotel) mendukung program Citarum Harum, diinisiasi pemerintah untuk mengurangi pencemaran di Sungai Citarum.

Sabtu, 20 April 2019

Wujudkan Indonesia Sehat dengan Memberikan Sang Buah Hati Imunisasi

Betapa bahagia perasaan seorang suami dan istri, ketika mengetahui bayi adalah sang buah hati lahir dengan selamat ke dunia ini. Bayi yang sehat dan lahir tanpa kekurangan sesuatu apapun, tentu orang tua manapun akan mencintai anak dan memberikan hal yang terbaik. Asalkan anak bisa tumbuh kembang dengan sehat, termasuk juga dalam hal memberikan imunisasi yang merupakan hak anak.

Pekan Imunisasi Dunia 2019

Setiap tahunnya berlangsung Pekan Imunisasi Dunia (PID) pada tahun ini mengangkat tema global "Protected Together: Vaccines Work" dan tema nasional "Imunisasi Lengkap, Indonesia Sehat". PID nasional 2019 berlangsung pada 23-30 April 2019 dengan berbagai rangkaian kegiatannya, salah satunya acara Temu Blogger pada 15 April 2019 di Jakarta.


Perlunya partisipasi masyarakat dalam PID 2019, khususnya bagi para orangtua dalam memberikan hak anak untuk mendapatkan imunisasi rutin lengkap. Mari, kita kenali manfaat pentingnya imunisasi lengkap bersama Prof. Dr. Cissy Kartasasmita,Sp. A sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Imunisasi. Imunisasi memang memiluki banyak manfaat, tetapi juga mendapatkan hambatan.

Perjalanan Imunisasi di Indonesia dan Manfaatnya

WHO organisasi kesehatan dunia sejak 1974 sudah membuat Program Penguatan Imunisasi guna menjamin agar semua anak bisa memperolehkan akses yang diperlukan. Vaksin utama yang didorong saat itu adalah BCG,DPT, Campak, dan Polio.

Di Indonesia  sejak 1956 di Indonesia sudah mulai imunisasi, diawali dengan vaksin cacar, hingga pada tahun 1977 dimulai program pemberian imunisasi secara gratis. Vaknisasi merupakan hak anak yang harus dipenuhi orang tua, banyaknya vaksin yang diberikan karena memang banyak juga penyakit yang akan menyerang. Vaksinasi yang diberikan berdasarkan Natural History Disease (perjalanan alamiah penyakit, ada sembilan vaksin yang sudah diberikan secara gratis.

Beberapa penyakit Dapat Dicegah dengan Imunisasi seperti Hepatitis, BCG, dan Polio. Untuk Hepatitis diberikan segera setelah bayi lahir, ada risiko penularan dari ibu dan BCG ada risiko penularan penyakit dari orang sekitar yang membantu persalinan.

Sedangkan vaksinasi DPT diberikan setelah bayi memasuku usia 6 minggu ke atas, diberikan sebanyak tiga kali untuk proteksi jangka panjang, dan dilanjutkan pada bulan ke-18 usia anak. Diharapkan imunisasi diberikan secara terus menerus, saat sekolah ada  Bulan Imunisasi Anak Sekolah bahkan sampai dewasa.

Ada kutipan yang mengatakan bahwa Proteksi yang paling cost efektif adalah vaknisasi, selain pengadaan air bersih. Hal ini dikarenakan seorang anak yang diimunisasi dan divaksin hingga dewasa, tercegah dari penyakit. Jika terkena penyakit pun sakitnya ringan, tak sampai menyebabkan kecacatan atau meninggal dunia.

Vaksin yang diberikan membuat tubuh kita membentuk kekebalan spesifik, adanya zat antibodi pada beberapa orang memang akan membuat kemungkinan timbul gejala ringan seperti penyakit. Anak yang tidak diimunisasi tidak memiliki kekebalan terhadap patogen (kuman) yang dapat menyebabkan penyakit, misalnya polio.

Ada anak-anak yang terkena penyakit, padahal bisa dicegah vaksin dikarenakan orang tua tidak memberikan hak anak. Sebanyak 85% orang yang divaksinasi tidak sakit dan tidak menularkan, upaya untuk memutuskan rantai penularan penyakit dengan kekebalan komunitas minimal 80% anggota di suatu lingkungan sudah divaksinasi.

Efek samping kejang pada orang yang memiliki bakat demam kejang, sakit, dan merah di tempat suntikan bisa dipantau dan ditanggulangi. Jangan sampai orang tua takut efek samping vaksin daripada penyakit yang dicegah dengan vaksin.

Dengan adanya imunisasi lebih sedikit terjadi penularan penyakir dari anak ke orang tua, anak vaksinasi dan orang tua akan ikut terproteksi. Imunitas bisa timbul tanpa perlu sakit terlebih dahulu yang diberikan memberikan perlindungan dalam waktu 4-12 tahun, 6 tahun, dan 10 tahun. Vaksninasi diberikan secara berulang bergantung pada berapa lama vaksin ada di dalam tubuh seseorang.

Perlindungan Spesifik Tubuh dengan Imunisasi 

Narasumber kedua adalah drg. R. Vensya Sitohang, M.Epid selaku Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI yang menjelaskan bahwa tubuh kita punya mekanisme pertahanan tubuh yang tidak spesifik: ASI, perbaikan gizi, ketersediaan air  yang cukup. Namun, pertahanan yang tidak spesifik belum bisa melindungi dari penyakit, sehingga diperlukan perlindungan spesifik seperti vaksin.

Negara maju dengan anak-anak bergizi baik tetap melakukan imunisasi, tak perli cemas dengan keamanan vaksin. Vaksin sudah melalui berbagai pengujian dan sertifikasi sehingga aman untuk menurunkan kesakitan akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunusasi.


Dahulu kita mengenal imunisasi dasar lengkap, kini sudah menjadi munisasi rutin lengkap, lalu kemudian imunisasi tambahan dan khusus. Imunisasi dasar yang diberikan untuk anak di bawah satu tahun, perlu diteruskan dengan imunisasi lanjutan untuk anak usia di bawah dua tahun. Jika terlambat imunisasi, tetap perlu terus dilakukan vaksinasi.

Pentingnya juga pemberian vaksi di waktu yang tepat, saat kadar vaksin dalam tubuh turun turun, perlu divaksinasi lagi agar kemampuan tubuh menahan penyakit tetap terjaga. Seperti penyakit Cacar, Polio, Tetanus, dan Campak sudah ada vaksinasi secara merata gratis di layanan kesehatan milik pemerintah dan Bulan Imunusasi Anak Sekolah.

Masih ada 19 juta anak yang tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap 180 negara. Sehingga pentingnya peranan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan orangtua untuk membawa anak ke pos pelayanan kesehatan. Hal ini sesuai partisipasi masyarakat dalam PID 2019.

Iminunisasi dalam Keadaan Darurat dan Terpaksa

Narasumber ketiga adalah Dr.H.M. Asrorun Ni'am Soleh,M.A Sekretaris Komisi Fatwa MUI menjelaskan imunisasi agar tidak terkena penyakit termasuk dalam ikhtiar. Pada dasarnya ketentuan dalam berobatnya orang yang sakit dan orang sehat agar tidak sakit dengan vaksin pada dasarnya sama. Peranan penting BPOM memastikan vaksin yang halal dan aman, dalam perspektif hukum Islam diharus memilih yang halal. Diperbolehkan mengomsunsi yang haram jika menyangkut hajat hidup orang, sedangkan tidak ada alternatif yang halal.


Benda najis dan benda terkena najis untuk melindungi jiwa, diizinkan untuk dihunakan sebagai upadaya penyelamatan jiwa. Namun, dalam kondisi normal tidak diperbolehkan, kecuali: keterpaksaan, mengurangi kesempurnaan sebagai makhluk, belum ada yang halal berdasarkan pendapat orang yang kompeten dan kredibel.

Imunisasi bisa berubah status dari mubah menjadi wajib atau haram bergantung pada kondisi khusus, tidak mengacu pada kondisi umum. Hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian vaksin yang menjadikannya halal: komposisi, proses, bahan baku, bahan penolong, dan hasil akhir.

Rabu, 03 April 2019

Tantangan Hidup Lebih Sehat dengan Kreasi Sarapan Wholegrains

Kegiatan sarapan  seringkali disepelakan dan kita abaikan, padatnya kegiatan di hari membuat tak ada waktu untuk mempersiapkan dan makan di pagi hari. Padahal ternyata sarapan memiliki manfaat yang penting bagi kesehatan kita, tetapi tak sekedar asal sarapan. Perlu memili makanan untuk santap pagi hari yang berkualitas, mengawali hari dengan amunisi agar seharian produktif.

Business Executive Officer Cereal Partners Worldwide Indonesia, Alaa Shaaban memperkenalkan komitmen Nestle: Nestle for Healthier Kids. Partisipasi Nestle membantu 50 juta anak-anak agar hidup lebih sehat dan bahagia, dalam kegiatan Pekan Sarapan Nasional dan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat.


Prof. Ali Khomsan, Guru Besar Pangan dan Nutrisi Institut Pertanian Bogor (IPB) menjelaskan definisi dan manfaat Whole Grain bagi kesehatan manusia. Whole Grains adalah biji-bijian utuh yang sering disalahartikan sebagai gandum utuh, padahal istilah yang tepat adalah whole wheat grians. Bukan hanya gandum sja, tetapi juga oat, barley, beras merah, dan jagung masuk kategori whole grains.Dalam aspek gizi whole grains memiliki serat dan mineral yang lebih tinggi.


Misalnya bekatul yang masih menempel pada beras mengandung serat, kandungan serat yang tinggi adalah hal yang bagus  untuk mengedalikan kolesterol, obesitas, dan kanker usus besar. Konsumsi makanan berserat lebih mampu membuat kita terhindar dari penyakit tidak menular atau degenertif.

Obesitas merupakan faktor risiko penyakit jantung, diabetes, asam urat, hipertensi. Kendalikan obesitas merupakan "jalan pintas" terhindar penyakit degenatif atau kronis, dikarenakan gaya hidup tidak sehat dan konsumsi yang tidak tepat.

Saat bangun tidur dalam waktu cukup lama, kita tidak makan sejak malam hari, sarapan adalah amunisi pertama dalam menjalani aktivitas. Batasan yang baik waktu sarapan yang baik adalah dua jam setelah bangun tidur. Sarapan menjadi amunisi penting bagi anak-anak untuk beraktivitas di sekolah sehingga bisa konsentrasi. Bagi pekerja sarapan menjadi sumber enegeri untuk beraktivitas, tetapi perlu sarapan yang baik untuk terus produktif dengan kebiasaan baik sarapan.

Idealnya konsumsi whole grains harian adalah 48 gram atau setara  3 slice roti, konsumsi nasi harian orang Indonesia sebesr 200gram. Awali hal baik dengan menggantikan nasi dengan wholegrains mulai dari 8 gram atau 12 gram.  Hingg saat ini baru Denmark yang mencapai konsumsi 58 gram per hari, Amerika 10 gram per hari, dan Malaysia 4 gram. Di Indonesia sendiri konsumsi rata-rata whole grains, khususnya jagung 4 gram per hari rata-rata atau setara 10 biji jagung.

Pada tahun 2013 dilakukan penelitian, bahwa anak-anak mengonsumsi sarapan memiiki potensi akademik mendapatka nilai  4,5 kali lebih tinggi dibandingkan anak yang tidak sarapan. Anak-anak yang sarapan berkualitas berpeluang mendapat nilai lebih tinggi dengan konsumsi While Grains, seperti mengonsumsi Koko Crunch, Honey Star, Koko Krunch Duo, dan Koko Crunch Max.

Berlangsung juga demo masak oleh Chef Steby dengan dua menu: Whole Grain Breakfast Shaksouska khas Timur Tengah sajian telur disajikan saus tomat dan pan langsung, ditambahkan tortila (tepung gandum). Kemudian menu Sweet Kokoda masakan dari Fiji Island gunakan santan dan disajujan dki atas batok kelapa, santaan yang tidak dimasak.


Cara membuatnya kedua menu cukup mudah, bahannya mudah ditemukan di pasar. Usahakan jangan abaikan sarapan, kurangi makan malam jika busa. Sarapan memenuhu 20% kebutuhan harian, perhatikan label gizi pada kemasan, lalu tambahan buah seperti pisang dan alpukat sebagai tambahan energi dan kacang-kacangan sebagai sumber protein pada menu sarapan.

Minggu, 24 Maret 2019

Inovasi Novartis untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Ankylosing Spondylitis dan Psoriatic Arthritis

Rematik menjadi suatu penyakit yang cukup banyak diderita oleh masyarakat, dalam pandangan awam rematik itu disebabkan asam urat. Padahal ternyata ada berbagai jenis penyakit remarik, bahkan berjumlah sekitar 150 jenis. Namun, ada dua jenis rematik yang tergolong jenis penyakit autoimun: Ankylosing Spondylitis (AS) dan Psoriatic Arthritis (PsA).

Untuk mengenal lebih dalam dua jenis penyakit rematik yang termasuk kategori autoimun, Novartis Indonesia menyelenggarakan acara edukasi dan inovasi terbaru pada 21 Maret 2019 di Jakarta. Kedua penyakit  Ankylosing Spondylitis dan Psoriatic Arthritis tak hanya meyerang fisik, tetapi juga secara psikis dan finansial. Diharapkan masyarakat bisa semakin sadar terhadapat kedua penyakit tersebut.

Pengalaman Pasien yang Diagnosa SA dan PsA

Turut hadir juga pasien Ankylosing Spondylitis dr.Adhiatma Gunawan yang mendapat diagnosa terkena AS pada tahun 2012, awal diagnosa dokter mengira penyakit rematik biasa. Awalnya merasa nyeri dan kaku di pinggang, akhirnya datang ke dokter dan dilakukan pemeriksaan hingga diketahui terkena AS. Gerakan yang perlahan-lahan semakin kaku.

Kemudian pasien Psoriatic Arthritis, drg. Rio Suwandi yang didiagnosa menderita PsA 17 tahun yang lalu, telunjuk antara tangan kiri dan kanan berbeda karena adanya pembengkakan. Berawal dari keluhan jalan yang pincang dan membengkak, terasa nyeri usai bangun tidur. Awalnya drg Rio mengira hanya rematik karena asam urat saja, sampai akhirnya memeriksakan ke dokter dan mendapatkan diagnosa penderita Psoriatic Arthritis (PsA).


Paman dari dr.Adhiatma memang memiliki gejala yang sama dengan, sehingga dr.Adhiatma memahami ada kemungkinan besar ia menderita AS. Sedangkan drg. Rio pada keluarganya tidak memiliki riwayat terkena penyakit PsA, sehingga ia merasa menjadi "The Lucky One" saat mendapat diagnosa sebagai pasien PsA. 

Pasien AS dan PsA tak hanya sakit fisik, tetapi juga sakit secara psikis karena tekanan dari luar. dan penolakan dari sendiri. Rasa nyeri menjadi lawan yang dirasakan dr.Adhiatma dan drg. Rio saat beraktivitas menjalankan profesi dokter, tetapi rasa nyeri yang dirasakan sudah bisa dikurangi dengan adanya "Biological Agent".

Lebih Dalam Mengenal Ankylosing Spondylitis dan Psoriatic Arthritis

Untuk mengenal lebih dalam penyakit AS dan PsA hadir Dr.Rudy Hidayat, SpPD-KRN yang berprofesi sebagai dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan reumatologi. Penyakit AS dan PsA tergolong dalam penyakit remarik autoimun, ada jenis penyakit rematik lainnua karena infeksi, kristal (asam urat). Ankylosing artinya menyatu dan Spondylitis artinya tulang belakang meradang, penyakit autoimum yang menyebabkan tulang belakang meradang. 


Namun, tak menutup kemungkinan tulang lainnya ikut meradang juga: leher, tulang belakang, pinggang, dan tulang ekor.
Psoriatic Arthritis PsA Arthitis artinya radang di sendir pada mereka yang menderita psoriasis. Proriasis adalah penyakit autoimun yang menyerang ke kulit, tambahan manifestasi pada radang sendi yang sebagian besar pada tangan dan kaki.


Penyakit AS dan PSA keduanya dipengaruhi faktor genetik dengan gen HLA-27, gen kuat yang meningkatkan risikob beberapa penyakit remarik. Ada kombinasi beberapa faktor lainnya seperti lingkungan, interaksi dengan logam berat, dan infeksi penyakit lain memicu penyakit autoimun. Penyakit autoimun artinya sistem kekebalan tubuh kita gagal mengenali tubuhnya sendiri, sehingga malah diserang dalam hal ini tulang dan sendi.


Inovasi Pengobatan dari Novartis Indonesia

Dalam sebuah penelitian ditemukan dalam satu dari seribu penderita AS dan dua dari seribu orang adalah penderita PsA. Jika tidak segera ditanggulangi, maka AS dan PsA akan berakibat merugikan dan buruk bagi kualitas hidup. Penyakit AS dan PsA belum bisa disembuhkan, tetapi rasa nyerinya bisa dikendalikan. Mulai dari obat-obat steroid anti inflamasi (NSAID), obat anti rematik (DMARDs), dan yang terbaru agen biologik (Biologic Agent).


Mr. Jorge Wagner, Presiden Direktur Novartis Indonesia menyampaikan pada tahun 2017 Novartis Indonesia memperkenalkan SECUKINUMAB sebagai inovasi bagi pengobatan psoriasis, telah masuk dalam Formalium Nasional. Pada Januari 2019 SECUKUNUMAB sudah mendapatkan persetujuan BPOM untuk mengobati Ankylosing Spondylitis dan Psoriatic Arthritis. Sebelumnya SECUKUNUMAB dinilai efektif mampu membantu pasien psiriasis untuk mendapatkan kulit kembali bersih hingga 90% 

Sabtu, 09 Maret 2019

Semangat Bela Negara Generasi Muda Masa Kini

Membela Indonesia merupakan kewajiban dan hak warga negera Indonesia (WNI), tanpa terkecuali termasuk generasi anak-anak muda. Dalam upaya membela negara kita tercinta Indonesia tak semata-mata secara fisik dengan cara mengangkat senjata, apabila ada serangan dari negera asing. Namun, banyak hal lain yang bisa dilakukan generasi muda dalam membela negara.

Direktorat Bela Negara di bawah nauangan Direktorat Jendral Potensi Pertahanan, Kementerian Pertahanan RI menginisiasi Kampanye Ayo Bela Indonesiaku. Untuk mengajak masyarakat, terutama anak-anak muda generasi X dan generasi Z untuk menjaga semangat bela negara.


Untuk itulah pada 6 Maret 2019 berlangsung acara Konferensi Pers Kampanye Sosialisasi Nilai Nilai Bela Negara di Jakarta. Dihadiri oleh para jurnalis dan blogger yang sebagian besar merupakan milenial (pada zamannya masing-masing).

Mengenal Kampanye Ayo Bela Indonesiaku

Prof. Dr. Ir. Bondan Tiara Sofyan sebagai Dirjen Potensi Pertahanan, Kementerian Pertahanan RI menyampaikan Ayo Bela Indonesia merupakan kampanye dari Kememhan RI untuk mengajak semua warga negara untuk membela negara. Supaya masyarakat mengetahui bahwa bela negara, tak hanya dilakukan oleh TNI saja, tetapi juga oleh semua sebagai warganegara.


Pada tahun ini Indonesia sudah merdeka 74 tahun, Indonesia demikian luas dan beragam dengan agama, suku, budaya, dan bahasa merupakan sebuah kekayaan Indonesia. Namun, pada sisi lain juga menjadi potensi untuk terpecah sehingga para pendiri negara, menjaga keberagaman karena Indonesia perlu dijaga keberagamannya dan keluasan wilayahnya agar tidak terpecah.

Kemenham sebagai leading sector pertahann negara dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa.  Ancaman tak hanya fisik, tetapi juga non fisik yang mengadu domba kota sehingga terpecah-pecah.

Sehingga Kemenhan sejak dahulu menggubakan sistem pertahanan rakyat semesta  (sistem pertahanan rakyat semesta), dimana TNI bersama seluruh rakyat mempertahankan negara. Secara resmi regulasi sudah ada sejak 1988 melalui surat edaran dephan melalui pendidikan pendahuluan bela negara, yang sejak dahilu sudah digariskan. 

Diikuti oleh seluruh kementerian dan lembaga kemendagri adanya Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) saat itu. Bahkan di Kemenpora, sudah ada UU kepemudaan tentang bela negara. Memang bela negara tidak selesai-selesai karena merupakan sebuah "never ending process", ancaman datang terus menerus dan tak ada negara yang aman dari ancaman.

Setiap negara akan bersaing, setelah 31 tahun adanya regulasi dan kemudian terus dilakukan. Untuk mengingatkan generasi milenial supaya jangan lupa, mulai dari hal kecil seperti menyanyukan lagu Indonesia Raya yang menggambarkan keindonesiaan kita.

Ayo Bela Indonesia dilaunching dan kegiatannya akan berlangsung sepanjang tahun lewat berbagai kegiatan. Khusus gen x dan y diperlakukan pendekatan bela negara yang berbeda, bela negara bukan hanya tugas TNI dan angkat senjata.  Ketika menyampaikan berita- berita baik lewat blog itu bela negara yang dilakykan blogger, wartawan yang membuat headline yang tidak mengadu domba merupakan bela negara. 

Pemahaman Nilai Bela Negara bagi Generasi Muda

Brigjen TNI. Tandyo Budi Revita, S.Sos menambahkan ancaman ke depan pasti selalu bertambah, tetapi kelangsungan hidup bernegara harus berlangsung. Anak-anak muda harus paham dan tidak meninggalkan nilai-nilai keindonesia, yaitu: Bhineka Tunggal Ika. Keberagaman Indonesia dengan 17.000 ribu pulau, 300 bahasa, dan 1.000 suku.


Generasi muda sebagai generasi penerus perlu terus memperjuangkan nilai bela negara dengan pemahaman anak sekarang.   Acara "Ayo Bela Indonesiaku" menyasar segmen anak muda untuk menanamkan nilai-nilai keindonesiaan, bekerjasama dengan program tv.

Sehingga nilai-nilai gotong royong, sopan santun, saling menghargai, menghargai yang lebih tua tetap tertanam di generasi muda: Nilai pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bentuk negara kita.

Ayo Bela Indonesiaku versi Karina Nadila

Karina Nadila sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2017 menyampaikan wujud bela negara, mulai dari profesi kita sendiri itu adalah bela negara. Awalnya ia dulu berpikir itu hanya tugas TNI, padahal bagian dari pekerjaan dan keseharian kiya ada nilai-nilai bela negara.


Sejak usia 8 tahun ia keinginan jadi Putri Indonesia agar bisa mempengaruhi hal baik bagi banyak orang dan berkontribusi bagi masyarakat luas melalui kegiatan sosial. Ia membawa nama Indonesia dengan selempang dari Indonesia, mewakiliki 263 juta masyarakat sehingga ada tanggung jawab yang dibawa. Dukungan dari netizen Indonesia, banyak orang ingin indonesia bersatu, lewat membawa nama Indonesia di selempang yang dikenakan.

Ia mengikuti kegiatan 1000 guru, komunitas Travelling and Teaching dengan kegiatan sosial dan berbagi di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Pengalaman berkesan saat datang ke Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur anak-anak tidak tahu mereka tinggal di Indonesia. Lewat kegiatan bertujuan untuk memotivasi agar masa depan anak-anak cerah.

Cita-cita anak-anak berdasarkan profesi yang dilihat dan memperkenalkan Indonesia dari kampungnya sendiri. Sehingga anak-anak ingin mencari ilmu dari luar, kemudian kembali ke kampung untuk membangunnya agar menjadi lebih baik.

Ayo Bela Indonesiaku versi Dimas Beck

Dimas Beck punya cara berbeda dalam membela negara, melalui kegiatan Galang Dana untuk membangun sekolah di Solo. Ada rumah yang menampung anak terkena HIV AIDS karena di sekolah-sekolahnya ditolak dan tak tahu harus ke mana, bernama Rumah Lentera yang ditampung pak Pugar yang merupakan seorang juru parkir. Rencananya hasil donasi pada Sabtu 9 Maret 2019 ini akan diserahkan.


Berawal dengan target dana 20 juta, Dimas Beck berkeinginan tercapai dalam waktu 24 jam, dan ternyata terkumpul dalam wakti 18 jam. Bekerjasama dengan Kita Bisa yang memiliki filosofi gotong royong. Kemudian target donasi dinaikan menjadi 100juta dalam waktu satu minggu, sampai dengan berlangsungnya acara launching sudah 97 juta.

Lima tahun yang lalu Dimas Beck dan teman-teman juga pernah menggalang dana melaluo penjualan gelang, berawal dari kepedulian pada teman yang meninggal karena kanker payudara. Dimas Beck kembali belajar di bangku kuliah untuk belajar marketing, apa yang dipelajari dan diimplementasi ke campaign penggalana dana dan penjualan gelang.

Kini saatnya bagi generasi muda untuk membela negara, Ayo Bela Indonesiaku. Pembelaan negara secara non fisik bisa dilakukak sesuai profesi, setiap usaha yang dilakukan untuk menjaga bangsa, serta kedualatan negara melalui proses peningkatan nasionalisme.

Rabu, 06 Februari 2019

Mencicipi Nasi Gandul Bu Endang, Makanan Khas Pati Jawa Tengah

Pada suatu siang saya melewati suatu jalanan di Jakarta, terlihat ada warung Nasi Gandul. Namun, masih ragu untuk mencoba dan tak lama kemudian saya baru mengetahui Nasi Gandul adalah kuliner khas Pati Dari  postingan Facebook dari salah satu teman yang kebetulan, sedang ada di kota Pati. Sampai akhirnya ada yang merekomendasikan agar saya mencoba Nasi Gandul Bu Endang di Pesanggrahan, Jakarta Barat.

Nasi Gandul Bu Endang Makanan Khas Pati
Nasi Gandul Bu Endang Khas Pati

Berangkat dari Tangerang dengan KRL hingga Stasiun Pesing. Kemudian berjalan kaki menuju Halte Indosiar, sehingga bisa menggunakan bus Transjakrta. Pilihlah pintu untuk jurusan Harmoni-Lebak Bulus, lalu turun di Halte Kebon Jeruk.
Dari Halte Kebon Jeruk perjalanan saya, dilanjutkan dengan ojek online menuju Pesanggarahan. Driver ojek online cukup tahu letak tak Nasi Gandul Bu Endang, lalu mengonfirmasi kepada saya letaknya ada di dekat Restoran Layar.

Tampilan Depan Nasi Gandul Bu Endang
Tampilan Depan Nasi Gandul Bu Endang

Perjalanan ditempuh dalam waktu 10 menit, sampailah saya di Nasi Gandul Bu Endang. Terlihat spanduk di depan bertuliskan "Nasi Gandul Masakan Khas Pati Jawa Tengah Ibu Endang". Saya datang pukul 11.30 ke sana, terlihat belum banyak orang yang makan. Saya diberikan daftar menu, tak hanya Nasi Gandul saja. Namun, berbagai makanan khas Jawa Tengah lainnya juga tersedia.




Saya memesan Nasi Gandul, diberikan pilihan jika nasi ingin dipisah saja. Melihat ke bagian menu minuman, saya menemukan minuman yang unik bernama Sirup Kawista. Diberikan penjelasan oleh pelayan rasa Sirup Kawista mirip dengan Sarsaparilla, jadi tertarik untuk mencobanya.

Tak lama usai dipesan, Sirup Kawista sudah diantarkan ke meja, disusul dengan Nasi Gandul. Namun, tiba-tiba pelayan mengantarkan sebuag piring lagi, berisikan tempe goreng sebagai makanan pendamping (side dish). Terdapat empat tempe goreng kriuk yang bisa dinikmati, jika tidak berminat tak perlu diambil. Harga tempe gorengnya, belum termasuk dalam harga Nasi Gandul ya. Terdapat aneka pilihan makanan pendamping lain, seperti tahu bacem dan tempe bacem yang disediakan di meja.

Saat dinikmati bumbunya yang manis meresap daging sapi. Saat dikunyah pun terasa daging sapi yang empuk dan mudah digigit. Memang tak salah jika Nasi Gandul Bu Endang, dikenal paling enak di Jakarta. Dalam waktu cukup singkat seporsi Nasi Gandul sudah saya habiskan, ditemani dengan dua tempe goreng kriuk yang gurih.

Makanan Pendamping (Side Dish) Nasi Gandul Bu Endang
Makanan Pendamping (Side Dish)
 Nasi Gandul Bu Endang

Untuk menikmati seporsi Nasi Gandul dengan nasi dipisah dua tempe goreng kriuk, dan Sirup Kawista saya merogoh kocek sebesar Rp.42.000 saja. Untuk pembayaran hanya menerima uang tunai (belum menerima kartu debit, GoPay, OVO, dan sebagainya.)

Dari sisi harga mungkin bagi sebagian orang akan terasa agak mahal, pada sisi rasa bagi sebagian orang akan terasa kemanisan. Kembali pada selera setiap orang, bagi saya kadar manis bumbunya pada tingkat cukup. Mau coba Nasi Gandul makanan khas Pati? Silakan mampir ke Nasi Gandul Bu Endang di Jalan Pesanggrahan No 13, Kembangan, Jakarta Barat.


Senin, 04 Februari 2019

Sarapan Bergizi dan Enak, Kini Tak Perlu Ribet dengan NESTUM 101 Healthy Bowls

Sarapan menjadi salah satu aktivitas harian yang sering terlewatkan, kesibukan pada pagi hari membuat kita tidak sempat sarapan. Kalau pun sarapan beberapa orang, sarapan hanya dengan meminum teh saja. Hal ini pun didukung dengan hasil survey yang menyatakan, baru sebesar 51% orang Indonesia yang menyadari pentingnya sarapan sebagai waktu makan terpenting.


Namun, sayangnya hanya sekitar 76% orang yang sarapan di pagi hari, mengonsumsi makanan yang belum memenuhi standar kebutuhan gizi seimbang (Golden Standard Breakfast). Yang mana aktivitas sarapan terdiri dari aktivitas makan dan minum, keduanya dilakukan saat sarapan, bukan salah satunya saja.

Padahal sarapan memiliki manfaat yang baik secara psikologis dan fisiologuis, seperti meningkatnya daya ingat dan fokus. Setelah tidur malam selama 8 jam, kita perlu sarapan untuk energi kita menjalani pagi hingga siang hari.  Hal ini berdampak pada produktivitas kerja meningkat dan konsentrasi berpikir dan belajar lebih baik.


Sehingga kita perlu mengonsumsi makanan saat sarapan yang berkualitas. Berupa makanan yang kaya akan energi, protein, serat pangan, vitamin, dan mineral. Makanan memberikan kepuasan psikologi, sehingga jika makanannya tidak enak, maka akan terpikirkan untuk terus makan.

Terlebih saat ini kita tidak perlu ribet mempersiapkan sarapan. Sudah hadir solusi makanan dengan gizi seimbang dengan rasa yang nikmat, tetapi praktis yang bisa dikonsumsi saat sarapan. Sejak tahun lalu Nestle menghadirkan bubur sereal sarapan, Nestle NESTUM dengan GRAINSMARTA yang memenuhi 1/4 kebutuhan gizi harian, sehingga memenuhi Golden Standard Breakfast.


Pada 29 Januari 2019 Nestle NESTUM meluncurkan NESTUM 101 Healthy Bowls, mengajak masyarakat Indonesia untuk berkreasi membuat ragam makanan sarapan yang praktis, sehat, dan enak. NESTUM memiliki kombinasi unik multrigrain, gandum utuh, beras, jagung, serat pangan, vitamin, dan mineral. Sehingga NESTUM bisa menjadi menu sarapan pilihan bergizi seimbang yang enak, tetapi praktis.


Nestle NESTUM memiliki beberapa varian rasa: NESTLE NESTUM Porridge dengan rasa Original dan Manis, dan NESTLE NESTUM 3-in-1 dengan rasa susu, susu & pisang, dan Susu & Coklat). Untuk kandungan gizinya tidak perlu diragukan, satu mangkok Nestle NESTUM setara dengan protein dari satu gelas yoghurt, kalsium dari satu gelas susu, dan serat makanan dari satu lembar roti gandum.

Para blogger yang hadir diajak untuk berkreasi dengan Nestle NESTUM, ada lima kreasi sarapan Nestle: Nestle NESTUM Bubur Ayam Kari, Nestle NESTUM Uduk, Nestle NESTUM Ayam Jamur, Nestle NESTUM Lapis (Parfaits), dan Nestle NESTUM Panekuk. Chef Steby memperagakan demo kreasi Nestle NESTUM, para blogger diajak untuk berkreasi lewat tantangan yang diberikan pada acara.


Siapapun bisa turut serta berkreasi sarapan dengan Nestle NESTUM, Sehingga semakin banyak inpirasi menu sarapan sehat, lezat, dan praktis yang bisa dibagikan. Cukup ikuti kompetisi di Instagram NESTUM 101 Healthy Bowls.