Kamis, 31 Maret 2016

Workshop Corporate Volunteer di PMI Jakarta Barat

Selasa pagi saya dari Tangerang menuju ke Stasiun Tangerang dengan tujuan akhir Stasiun Pesing. Perjalanan dari Stasiun Pesing dilanjutkan dengan ojek pangkalan menuju kantor PMI Jakarta Barat. Tidak mudah menuju ke sana beberapa tukang ojek saling melihat satu sama lain. Untungnya ada tukang ojek yang cukup tua, mengetahui letak kantor PMI Jakarta Barat.

Kantor PMI Jakarta Barat beralamat di Jalan Perdana no 12 Jelambar, Jakarta Barat. Bersebelahan dengan Kantor Kementerian Agama urusan Haji. Di sini hanya menerima donor darah pada Senin-Kamis pukul 09.00-12.00. Untuk proses pengolahan dan pemeriksaan dilakukan di PMI DKI Jakarta Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Di lantai tiga menjadi tempat dilakukannya Pelatihan Corporate Vollunteer PMI Jakarta Barat. Pak Uunk Muflichun menjelaskan jenis sukarelawan di PMI: Palang Merah Remaja, Korps Sukarela, Tenaga Sukarela dan Donor Darah Sukarela.


Pak Uunk dari PMI Jakarta Barat
Pak Uunk dari PMI Jakarta Barat

Untuk tenaga ahli, komunitas, dan perusahaan bisa berpartisipasi sebagai Tenaga Sukarela PMI. Bagi perusahaan yang mengikutsertakan karyawan sebagai Tenaga Sukarela PMI mendapatkan manfaat branding yang baik. Pada kontrak kerjasama dengan pihak perusahaan asing, terkadang membutuhkan syarat keikut sertaan perusahaan pada kegiatan corporate volunteer PMI. Dokter bisa membantu dengan keahliannya memeriksa pasien. Seorang chef bisa membantu dengan keahliannya memasak.

Dilanjutkan dengan penjelasan pak Ridwan, beliau seorang pengacara yang juga merupakan tenaga sukarela PMI. Pak Ridwan menjelaskan sejarah berdirinya PMI, mandat PMI, dan Tugas pokok PMI. PMI tidak hanya berurusan dengan donor darah, pada kejadian bencana alam PMI juga ikut turut serta membantu.
Dilanjutkan oleh mba Numalasari menjelaskan manajemen stress. Stres adalah hal yang normal, tinggal bagaimana cara coping stress. Tinggal bersantai, visualisasikan hal yang menyenangkan, bermeditasi, dan melakukan kegiatan keagamaan.

Pak Ridwan, Tenaga Relawan PMI
Pak Ridwan, Tenaga Relawan PMI
Selain itu juga mba Numalasari menjelaskan pertolongan pertama psikologi. Seseorang yang mengalami tekanan bencana dan krisis butuh didengarkan. Sebagai relawan PMI, penyitas membantu orang mengalami tekanan. Seusai penjelasan mba Numalasari dilanjutkan dengan praktek relaksasi.

Mba Mala, Relawan PMI
Mba Mala, Relawan PMI

Seusai jam makan siang dan break salat, pak Taufik menjelaskan tentang pertolongan pertama. Kini bukan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) lagi, hanya Pertolongan Pertama. Karena yang perlu diberikan pertolongan pertama tidak hanya orang yang kecelakaan. Saat memberikan pertolongan juga ada langkah-langkah yang perlu diperhatikan. Bahkan ada KUHP 531 dan 322 tentang memberi pertolongan pertama pada oranf yang membutuhkan.

Pak Taufik, PMI Jakarta Barat
Pak Taufik, PMI Jakarta Barat
Sarung tangan dan masker alat yang paling mudah dibawa untuk menolong. Jika ingin menolong orang lain, pastikan juga keselamatan diri sendiri dahulu. Jangan memberikan minuman karena dapat membuat jantung memompa darah keluar dan berakibat hal yang tidak diinginkan.

Jadi saat ini pertolongan pertama ya, bukan pertolongan pertama pada kecelakaan lagi. Terima kasih untuk PMI Jakarta Barat dan para pemateri yang sudah berbagi pengetahuan.

Kamis, 24 Maret 2016

Indonesia Bebas Tuberkulosis lewat #TOSSTB

Tuberculosis salah penyakit yang dikenal masyarakat. Terlebih dengan mudahnya penularan Tuberkulosis (TB), lewat udara bakteri bernama Mycobacterium Tuberculosis bisa menyebar.lewat udara. Pada 24 Maret 1882 seorang bernama Robert Kock, ia menemukan bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Sehingga pada 24 Maret diperingati sebagai hari Tuberkulosis.

Pak Dr. Asik Surya MPPM,Ditjen P2P Kementerian Kesehatan menjelaskan, Tuberkulosis dahuli dikenal dengan nama TBC,kini lebih dikenal dengan nama TB.


Dr. Asik Surya Menjelaskan Tentang Asal Usul TB

Bakteri Mycobacterium Tuberculosis ternyata tidak hanya menyerang paru-paru. Namun kebanyakan kasus yang terjadi memang Tuberkulosis Paru. Karena penyebaran bakteri lewat udara. Saat seorang pengidap TB batuk, ternyata berpotensi menularkan bakteri kepada sepuluh orang lain. Kementerian Kesehatan membuat gerakan Temukan Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis (TOSS TB). Gerakan TOSS TB untuk mewujudkan keluarga menuju Indonesia Bebas Tuberkulosis.



Dan ternyata tidak banyak masyarakat yang tahu penyakit TB tahu gejala penyakit TB, juga  TB bisa disembuhkan, dan bahkan tidak tahu obat penyakit TB bisa didapatkan secara gratis di Puskesmas. Penderita TB juga bisa menggunakan fasilitas pengobatan dari BPJS Kesehatan


Dr. Asik Surya MPPM, Ditjen P2P Kemenkes

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/rahab2/batuk-batuk-awas-tuberkulosis_56f30376cb23bdeb0d294da7
Dr. Asik Surya MPPM, Ditjen P2P Kemenkes

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/rahab2/batuk-batuk-awas-tuberkulosis_56f30376cb23bdeb0d294da7
Dr. Asik Surya MPPM, Ditjen P2P Kemenkes

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/rahab2/batuk-batuk-awas-tuberkulosis_56f30376cb23bdeb0d294da7
Dr. Asik Surya MPPM, Ditjen P2P Kemenkes

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/rahab2/batuk-batuk-awas-tuberkulosis_56f30376cb23bdeb0d294da7
Bu Dr.Telly Kamelia, SpPD, Kp menjelaskan bahwa kini gejala awal, orang yang menderita TB tidak disertai batuk. Tentu kita menduga bahwa gelaja TB adalah batuk, ternyata tidak. Batukpun ada batuk berdahak, batruk tidak berdahak, dan batuk alergi.

Dr.Telly Kamelia, SpPD, Kp menjelaskan Gejala TB



Merokok ternyata punya hubungan yang erat dengan dengan penyakit TB. Bisa dilihat di tayangan video berikut ini




Dengan gejala yang tidak mudah dikenali, maka harus dilakukan pemeriksaan menyeluruh selama 3 bulam. TB bisa sembuh asalkan diobat secara tuntas selama 24 bulan. Penderita harus minum obat sampai habis dan benar-benar sembuh. Jika berhenti sebelum sembuh, maka pengobatan harus diulangi lagi dari awal. Dengan sejak dini memeriksa diri dan terdeteksi, tentu penyakit TB bisa disembuhkan dengan penyembuhan yang tuntas.







Sabtu, 12 Maret 2016

Kuliner Padang Peranakan "Rasa Nendang" : Cikang Resto

Kuliner khas Padang yang cukup dikenal, tiap hampir sisi jalan ada rumah makan Padang. Namun kali ini saya berkesempatan, mecicipi kuliner Padang peranakan. Sebuah restoran bernama Cikang Resto berlokasi di Graha Anam, Jl. Teuku Cik Ditiro 1 No.11, Menteng, Kota Jakarta Pusat.

Dengan mengusung tagline " The Untold Story of Padang" cukup membuat saya penasaran, apa cerita yang terceritakan di balik nama Cikang Resto. Menu apa saja yang akan disajikan, seunik apa menu yang disajikan di Cikang Resto.


Cikang Resto, Jakarta Pusat

Mas Arie Parikesit memandu acara diskusi di Cikang Resto. Bersama dengan pemilik Cikang Resto, dr Ivan dan dr Venti dibahas arti di balik nama Cikang serta keunikan menu yang dihadirkan Cikang Resto. Ternyata nama Cikang berasal dari nama kedai yang pernah didatangi oleh dr. Ivan dan ayahnya saat masih kecil. Kedai bernama Li Ci Kuang, namun karen sulit disebutkan maka menjadi Cikang. Cikang Resto fokus pada hidangan Padang Peranakan.

Cikang Resto buka setiap hari Senin-Minggu. Di hari Senin-Jumat jam operasional pada pukul 09.00-23.00 dan pada hari Sabtu-Minggu pada pukul 08.00-22.00. Cikang Resto juga menyediakan ruang meeting berkapasitas 20 orang.

Dibuka dengan minuman Kopi Cikang, biki kopi berasal dari Kopi Solok. Ditemani dengan kue singkong sambil menunggu teman-teman yang belum datang.

Kopi Cikang dan Singkong Goreng
Kopi Cikang dan Singkong Goreng

Mas Arie Parikesit membuka acara dan menjelaskan berbagai menu yang akan dicicipi. Mie Alang Lawe menjadi menu pertama yang akan dicicipi. Diawali dengan sebuah kejutan bagi saya. Saya diminta untuk membantu demo masak pembuatan Mie Alang Lawe.

Demo Masak Mie Alang Lawe
Demo Masak Mie Alang Lawe



Saya membantu membuka-buka plastik pembungkus bumbu masakan. Setelah dimasak, akhirnya Mie Alang Lawe disajikan dengan kerupuk merah jambu. Nikmatnya Mie Alang Lawe dengan rasa pedas, asin, dan gurih saat disantap.


Mie Alang Lawe Cikang Resto
Mie Alang Lawe ditemani Kerupuk Merah Jambu


Dilanjutkan dengan menu kedua  Katupe Gule Paku yang tidak kalah enaknya .Ketupat yang disajikan dengan sayur dan rendang. Kuah ketupat juga enak dengan rasanya asin dan pedas yang nikmat di lidah. Rendang daging cukup empuk dengan bumbu yang meresap di daging.


Katupe Gule Paku
Katupe Gule Paku


Mas Arie Parikesit menjelaskan bahwa, rendang adalah cara memasak. Di daerah Padang akan ada berbagai jenis rendang. Mulai dari daging, telur, kentang dan lainnya semuanya bisa direndang.

Setelah kenyang dengan Mie Alang Lawe dan  Katupe Gule Paku. Ditutup dengan menu Lamang Tapai, awalny saya mengira ini lontong. Ternyata  Lamang Tapai adalah ketan putih dan ketan hitam yang dipadukan dengan tapai. Saya mencobanya terasa agak asam dan sedikit rasa manis.


Lamang Tapai
Lamang Tapai


Lima menu di Cikang Resto sudah dicoba dengan rasa yang nikmati di lidah. Dengan penyajian dan bumbu yang berbeda dari yang bias ditemukan pada rumah makan Padang pada umumnya. Diakhir dengan berfoto bersama dan saya pastinya berswafoto dengan pemilik Cikang Resto.


Foto Bersama Blogger di Cikang Resto
Foto Bersama Blogger dan Vlogger di Cikang Resto

Berswafoto dengan dr Ivan dan Mba Fenty

Terima kasih untuk Cikang Resto, dr Ivan, Mba Venty dan Mas Arie Parikesit! Atas kesempatan untuk belajar dan mencicipi hidangan di Cikang Resto.

Kamis, 25 Februari 2016

Hydro Solar dan Menghargai Karya Orang Lain

Sabtu siang 20 Februari 2016 menjadi hari yang berbeda. Rekan-rekan Tau dari Blogger menggelar Sarasehan Kedua di Gedung PMI DKI Jakarta lantai 4. Berawal dari kepedulian akan proyek dari murid salah satu sekolah: Hydro Solar.

Penjelasan Detail Hydro Solar


Proyek Hydro Solar akan dilaksanakan di Pasar Angin Pojok, Mega Mendung. Dengan target 100 orang di sana bisa mendapatkan akses air bersih. Ternyata  proyek ini digagas anak muda yang masih duduk di bangku sekolah: David Julio Panagian dan Dominic Harjo. 

Pengagas Konsep Hydro Dolar

Seperti apa ya gagasan Hydro Solar?

Hydro Solar ternyata proyek sosial yang memanfaatkan energi matahari untuk menggerakan pompa air. Sehingga dengan Hydro Solar maka akan menghasilkan perbaikan sanitasi, seiring dengan ketersediaan air bersih.

Berlanjut dengan pemaparan dari Band Cokelat tentang menghargai karya orang lain. 

Diskusi dengan Band Cokelat

Salah satu bentuk penghargaan atas karya orang lain, dengan tidak menjual dan menggunakan produk bajakan dan produk KW. Selain itu Band Cokelat menghadirkan kaos limited edition yang memiliki nomor seri.

Dari proyek Hydro Solar hingga Band Cokelat yang berbagi cerita agar peserta menghargai karya, dengan menjual dan menggunakan karya asli. Acaranya tidak lepas dari dukungan PMI DKI Jakarta, Band Cokelat, dan Central Spring Bed. Sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Jumat, 05 Februari 2016

Komik Lokal Berkualitas karya Tantraz Comics Bali

Komik buku bacaan yang sering saya baca saat dari kecil hingga kini. Berbagai komik baik dari Jepang ataupun lokal sudah pernah saya baca. Kali ini saya menemukan sebuah komik asal Bali bernama Tantraz Comics Bali. Dengan hasil karya komik yang mengangkat kisah masyarakat Indonesia.  Cukup menarik karena tersedia dalam dua seri komik untuk dewasa dan anak-anak.

Komik seri dewasa dengan gambar karakter yang lebih natural semirip objek aslinya, sedangkan komik seri anak-anak dengan gambara karakter yang lebih lucu dan mirip gambar kartun. Dari sisi cerita antara seri dewasa dan anak-anak disesuaikan dengan bahasa pembaca. sehingga mudah dipahami oleh siapa saja.

Saya membaca seri komik Tantraz seri Baladeva: "Way of The Tiger" dengan latar belakang hutan belantara dengan karakter bernama Calonarang dan Harimau, Saat membaca timbul rasa lucu, tegang, dan bahagia. Ingin tahu ceritanya seperti apa? Kini bisa mendapatkan komiknya, dengar-dengar komunitas ICITY Indosat Ooredoo punya sebuah rencana dengan komik hasil karya Tantraz Comics Bali.



Komik Tantraz Bali Edisi Anak-Anak
Komik Tantraz Bali Edisi Anak-Anak

Komik Tantraz Bali Edisi Dewasa
Komik Tantraz Bali Edisi Dewasa

Komik hasil karya Tantraz Comics Bali bisa menjadi pilihan bagi pecinta komik. Untuk lebih mengenal kebudayaan dan legenda masa lalu di Indonesia. Untuk mengenal lebih jauh tentang Tantraz Comics Bali bisa dilihat di Tantez Comics Bali dan untuk  mengetahui hal terbaru dari komunitas ICITY Indosar Ooredoo.

Jumat, 29 Januari 2016

Media Gathering yang Berbeda di Kementrian Kesehatan

Kementrian Kesehatan dahulu memiliki Pusat Komunikasi Publik. Yang kini menjadi Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat. Sekilas terlintas, apakah sekedar berganti nama? Ataukah akan ada makna dari pergantian nama? Itu yang akan terpikirkan oleh orang lain termasuk saya. Setelah 10 tahun Pusat Komunikasi Publik berkarya dengan segala prestasi yang diraih. Kira-kira seperti apa rencana dan hal yang akan dilakukan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat.

Berlokasi di lantai 2 Gedung Adiyatma, Kementrian Kesehatan berlangsung Media Gathering. Diperkenalkan pejabat Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat kepada rekan-rekan media dan blogger. Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementrian Kesehatan punya keinginan untuk terus bekerjasama dengan media dan blogger.


Pak Anjari dan Pak Oscar Berbincang dengan Media dan Blogger
Pak Anjari dan Pak Oscar Berbincang dengan Media dan Blogger
Peranan media dan blogger sangat membantu untuk menyampaikan informasi dari Kementrian Kesehatan kepada masyarakat. Kini Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat dipimpin oleh Pak Oscar Primadi. Saat sesi media gathering berlangsung perwakilan dari media, blogger, dan Humas rumah sakit menyampaikan berbagai saran. Tak ketinggal pak Achmad Yurianto, Kepala Pusat Krisis Kesehatan juga sangat terbuka akan saran dari rekan media dan blogger.


Pak Achmad Yurianto Ikut Dalam Perbincangan
Pak Achmad Yurianto Ikut Dalam Perbincangan

Diumumkan juga pejabat-pejabat di Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat. Sehingga rekan-rekan media bisa mengenal dan berkontak lebih lanjut. dengan pejabat di Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat. Yang tidak kalah penting social media juga menjadi hal yang akan diperhatikan Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat. Tentu saya berharap sebagai blogger berbagai prestasi akan diraih juga oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat.


Foto Bersama Blogger di Kemenkes
Foto Bersama Blogger di Kemenkes

Setiap momen perlu diabadikan bersama rekan-rekan blogger lainnya. Diakhiri dengan acara foto bersama Pak Anjari, Pak Oscar, dan Pak Achmad.

Rabu, 20 Januari 2016

Semarak Arisan Ilmu Empat Tahun KEB Berkarya

Kumpulan Emak Blogger dikenal dengan KEB, kumpulan para emak-emak yang menyukai kegiatan menulis blog. Tentu saja beranggotakan perempuan, namun ternyata tidak semua sudah "emak-emak". Katanya ada anggota yang belum jadi emak-emak. Saya berkesempatan hadir ke perayaan ulang tahun keempat KEB. Sesekali laki-laki boleh donk ikutan karena saya ikut mendaftar dari Komunitas Blogger Laki (KOBEL) yang mendapatkan undangan dari KEB.

Pada Minggu. 17 Januari 2016 bertempat di XL Xplor Senayan City "saksi" perayaan keempat KEB. Tanggal ulang tahun jatuh di tanggal 18 Januari, namun agar tidak kehilangan momen dirayakan lebih awal. Diawali dengan pembukaan oleh MC Liswanti dan dilanjutkan dengan sedikit sharing dari mba Indah Juli awal menulis blog, serta perkenalan founder dan admin KEB.

Para Founder dan Admin KEB
Para Founder dan Admin KEB

Sharing dari Mba Indah Juli
Sharing dari Mba Indah Juli



Selain itu juga kedatangan tamu mas Aldy dan mas Cumi Lebay yang sedikit sharing tentang kejujuran saat menulis blog.
Mas Aldy Sharing di Arisan Ilmu KEB
Mas Aldy Sharing di Arisan Ilmu KEB

Cumi Lebay di Arisan Ilmu KEB
Cumi Lebay di Arisan Ilmu KEB



Memasuki acara yang ditunggu yaitu sharing sesion dari pak Erwin Panigoro. Pak Erwin membahas tentang perntingnya blogger membangun personal branding, Dipaparkan berbagi kategori blog yang ada dan bagaimana memaksimalkan aset di dunia maya. Semua dikupas dengan lengkap oleh mas Erwin.


Mas Erwin Panigoro Sharing di Arisan Ilmu KEB
Mas Erwin Panigoro Sharing di Arisan Ilmu KEB

Belum selesai sesi sharing dari pak Erwin, ada pak Subiakto pakar branding. Tentu tidak asing dengan brand Indomie dan Kopiko, itu brand hasil karya pak Subiakto. Pak Subiakto menambahkan penjelasan dari mas Erwin dalam pentingnya membangun brand. Jika kita tidak membangun brand, maka branf kita akan dibangun oleh orang lain.


Pak Subiakto Sharing di Arisan Ilmu KEB
Pak Subiakto Sharing di Arisan Ilmu KEB

Memasuki acara puncak dari rangkaian acara, yaitu acara pemotongan tumpeng. Bersama-sama berkumpul dan memotong tumpeng sebagai rasa syukur KEB sudah empat tahun berkarya. Diakhiri dengan foto bersama para undangan dan peserta yangh hadir di acara KEB.



Pemotongan Tumpeng Empat Tahun KEB
Pemotongan Tumpeng Empat Tahun KEB


Pemberian Potongan Tumpeng Empat Tahun KEB
Pemberian Potongan Tumpeng Empat Tahun KEB

Foto Bersama Arisan Ilmu KEB
Foto Bersama Arisan Ilmu KEB

Serunya acara perayaan Foto Bersama Arisan Ilmu Empat Tahun KEB, tentunya acara berlangsung dengan baik tidak luput dari kerjasama berbagai pihak. Para peserta KEB, undangan, pihak sponsor dari XL, Orang Tua Grup, Sari Husada, dan Fotolisius. Semoga KEB terus berkarya dan membawa manfaat bagi sesama!