Kamis, 21 Desember 2017

Kenali dan Dukung Asian Para Games, Olimpiade bagi Penyandang Disabilitas

Asian Para Games adalah pesta olahraga diselenggarakan setiap dua tahun sekali bagi atlet penyandang disabilitas. Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah penyelengaraan Asian Para Games ketiga setelah Guangzhou, Tiongkok dan Incheon, Korea Selatan. Sebuah kebanggaan tersendiri bagi Indonesia sebagai negara di Asia Tenggara pertama yang terpilih. Asian Para Games 2018 akan berlangsung pada 6-13 Oktober 2018 dengan slogan "Inspiring Spirit and Energy of Asia" hadir dengan empat visi: determination, courage, equality, dan inspiration. Diharapkan visi tersebut menjadi penguat tekad.


Bu Ratri Dwifajar, perwakilan Indonesia Asian Para Games Organizing Comitee menjelaskan nantinya Asian Para Games 2018 nantinya akan ada diiikuti oleh 43 negara di Asia dengan 3.000 atlet berkebutuhan khusus di 18 cabang olahraga yang disesuaikan dengan keadaan atlet: Para Atletic, Archery, WC Fencing, Goal Ball, WC Tennis, Badminton, Tenpin Bowling, Table Tennis, Lawnball, Para Swimming, WC Baskerball, Cycling, Volleyball Sitting, Para Powerlifting, Boccia, Chess, Judo, dan Para Shooting dengan 582 nomor pertandingan.


Dalam rangka persiapan Asian Para Games 2018 dilakukan sosialisasi di 16 kota dengan 20 titik, pada Desember 2018 berlangsung sosialisasi di Summarecon Mal Serpong, Tangerang. Sayapun melihat di sekeliling area stand terlihat ada sebuah maskot Asian Para Games dengan simbol seekor burung, tetapi saya baru menyadari bahwa ada yang unik dari maskot di salah satu kakinya. Maskot Asian Para Games terinspirasi dari Elang Bondol bernama Momo, bermakna Motivation and Mobility.


Siapapun bisa berpartisipasi mendukung Asian Para Games dengan menjadi relawan, atlet disabilitas yang memiliki kelebihan memerlukan bantuan. Informasi selengkapnya tentang pendaftaran relawan bisa dilihat di sini ya. Dalam rangka sosialisasi selain di Tangerang, juga akan ada stand sosialisasi dan juga Community Meet Up juga di Medan, Palembang, Batam, Jakarta, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Bali, Makassar, Samarinda, dan Ambon. Bagi yang tinggal di kota-kota tersebut, nantikan hadirnya acara sosialisasi dan turut berpartisipasi lewat postingan media sosial dengan mengikuti lomba post Boomerang di Instagram.

Rabu, 20 Desember 2017

Mengenal Bisa Jalan Jalan, Biro Travel dengan Personalisasi Private Tour

Berwisata saat ini sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat, sejenak lepas dari rutinitas kegiatan sehari-hari. Terlebih saat ini dengan mudahnya masyarakat membeli tiket pesawat lewat aplikasi dari smartphone, jika beruntung bahkan mendapatkan promo. Namun, setelah mendapatkan tiket promo timbul kebingungan selama di negara tujuan akan bepergian ke mana saja? Beruntungnya saya menemukan biro travel bernama" Bisa Jalan Jalan" yang menyediakan layanan ekslusif dan private tour. Sekilas mendengar nama "Bisa Jalan Jalan" timbul rasa penasaran, seperti apa dan apa saja layanan yang disediakan Bisa Jalan Jalan?


Beruntungnya saya berkesempatan berjumpa langsung dengan Bu Sita, pendiri Bisa Jalan Jalan yang berbagi cerita hadirnya Bisa Jalan Jalan. Berawal pengalaman Bu Sita bersama teman-teman kantor yang suka jalan-jalan, melihat potensi pasar di sektor pariwisata masih sangat besar. Saat memikirkan nama biro travel, Bu Sita dan teman-teman yang pernah bekerja di bagian marketing teringat kata-kata pendorong semangat "Pasti Bisa… Pasti Bisa" sehingga terpilihlah nama "Bisa Jalan Jalan" sebagai nama biro travel.


Bisa Jalan Jalan menyediakan layanan private trip, corporate gathering trip, umrah, dan haji dengan pelayanan yang maksimal. Terlebih dalam layanan private trip Bisa Jalan Jalan yang bisa dikustomisasi dan menerapkan sistem cost sharing, sehingga jumlah peserta dibatasi berjumlah 6-8 orang dalam sekali perjalanan. Saat ini Jepang dan Eropa menjadi destinasi pilihan untuk tujuan luar negeri. Sedangkan Bangka Belitung, Yogyakarta, Lombok, dan Bromo menjadi  destinasi pilihan dalam negeri. Layanan private trip tersedia pilihan tanpa termasuk tiket pesawat, sehingga peserta trip bisa membeli tiket promo secara mandiri.

Harga yang ditawarkan lewat Bisa Jalan Japan cukup kompetitif dan tersedia dalam berbagai pilihan paket, baik destinasi luar dan dalam negeri. Dalam paket tour sudah termasuk akomodasi, tiket masuk tempat wisata, transportasi, dan guide tour. Bisa Jalan Jalan memberikan keleluasaan untuk kustomisasi dan mengajak berbincang peserta private trip untuk mengatur perjalanan. Tak hanya layanan privat trip, Bisa Jalan Jalan juga sudah melayani : corporate gathering beberapa perusahaan, perjalanan haji, dan perjalanan umrah.

Ada alasan tersendiri Bisa Jalan Jalan memilih layanan privat trip sebagai layanan unggulan, rasa kekeluargaan dengan orang-orang terdekat seperti keluarga dan sahabat yang dibangun selama dalam perjalanan sehingga semakin akrab dan penuh kehangatan. Bisa Jalan Jalan mulai hadir sejak Maret 2016 sebagai partner wisata bagi siapapun, sesuai tagline Bisa Jalan Jalan "Everyone Can Tour!" dengan layanan yang personal dan customize.

Sabtu, 09 Desember 2017

Kenali Cara Membuat Konten Kreatif Ramah Perempuan dan Anak

Duduk manis di teras rumah, sambil membaca berbagai berita. Tampak dengan ragam peristiwa, tetapi sejenak saja terdiam dan terperangah saat membaca berita kasus kekerasan pada anak. Terpampang jelas nama dan foto anak yang merupakan korban kekerasan, justru pelaku kekerasan namanya disebutkan inisial dan wajahnya disamarkan. Mengapa korban identitasnya ditampilkan, sedangkan pelaku identitasnya disamarkan? Bagaimana cara yang tepat membuat konten digital yang kreatif berbasis kesetaraan gender, pembedayaan perempuan, dan perlindungan anak?

Untuk mengetahui cara yang tepat dalam membuat konten kreatif, saya berkesempatan datang di acara "Netizen Gathering Menciptakan Konten Kreatif Berbasis Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak" yang oleh kolaborasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP dan PA), Serempak, dan IWITA (Indonesia Women Information Technology Awareness) di Jakarta. Dari narasumber-narasumber yang berkompeten berbagai cara agar kita bisa menciptakan konten yang kreatif.


Diawali pengenalan tentang Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PP dan PA) oleh Bu Ratna Susianawati, SH. MH selaku Asisten Deputi Bidang Infrastruktur dan Lingkungan. KPP dan PA merupakan salah satu kementerian yang berperan menyangkut pembangunan manusia, khususnya perempuan dan anak. KPPA dan PA hadir dengan adanya regulasi yang mendasari perlindungan perempuan dan perlindingan anak di berbagai tingkatan: daerah, negara, dan internasional. Tak hanya pemerintah perlu dukungan masyarakat, dan dunia usaha untuk berkontribusi agar Indonesia bisa mencapai Sustanaible Development Goals (SGD). Program Three Ends menjadi isu prioritas KPP dan PA dan masyarakat bisa mengadukan jika terjadi.

Isu kesetaraan gender menjadi penting agar ada pemahaman yang tepat. Jika gender bukan seorang perempuan, tetapi berbagi tugas atau peran dengan kelompok lain misalnya lansia, difabel, anak, laki-laki, dan perempuan lainnya. Perempuan berperan dalam 17 sektor pembangunan global pada tahun 2030 ya. Salah satu upaya pemerintah dengan adanya "Undang-undang (UU) No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pengganti UU No 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Memberi hukuman kebiri bagi dengan tujuan melindungi anak dan perempuan dari kejahatan seksual, sehingga identitas pelaku kekerasan pada anak diberitahukan kepada publik.

Pada Di tahun 2016 ada 259150 kasus kekerasan pada perempuan dengan kekerasan terbanyak terjadi adalah KDRT, yang kedua saat pacaran, ketiga  kekerasan pada anak perempuan, dan keempat kekerasan oleh mantan suami dan pacar. Masyarakat diharapkan juga aktif melaporkan jika terjadi tindakan kekeraaan pada perempuan dan anak. Agar masyarakat bisa berinteraksi dengan pemerintah, maka lahirlah Serempak ID sehingga masyarakat bisa mengetahui program-program pemerintah lewat forum interaktif.


Bu Martha Simanjuntak, SE.MM selaku Founder IWIITA menjelaskan Serempak ID memiliki keunikan-keunikan: inisiatif KPP dan PA, gerakan komunitas, jangkauan yang komperensif, berbasis teknologi, mudah diakses & digunakan, multi platform, dan bagian tim kerja pemerintah. Serempak ID menjalin kerjasama dengan berbagai mitra: pemerintah, non pemerintah, komunitas, dan bisnis. Saat ini Serempak ID memiliki 396 anggota yang tersebar di 4 kota: Jakarta, Bandung, Denpasar, dan Yogyakarta dengan konten Health & Beauty, ICT, Travelling & Culinary, Law & Regulation, Public Services, dan Business.


Kang Maman dan Bu Ina Rachman mengajak peserta yang hadir untuk menyadari bahwa kerap kali kasus kekerasan pada perempuan dan anak dilakukan oleh orang yang terdekat. Jarang sekali dilakukan orang yang tidak dikenal oleh korban kekerasan. Orang tua masa kini perlu aktif berkomunikasi dengan anak dengan baik, sehingga keadaan anak bisa dipantau termasuk penggunaan internet oleh anak. Gunakan fitur-fitur yang ada untuk membatasi anak menggunakan aplikasi dan layanan tertentu.

Setelah mengikuti acara Netizen Gathering kini saya jadi memahami cara membuat konten yang kreatif berbasis kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak dari beberapa tips dan pandangan narasumber-narasumber. Masyarakat perlu berperan aktif dalam membantu pemerintah untuk menyampaikan konten positif dan edukasi tentang perempuan dan anak.