Selasa, 14 Maret 2017

Hadirkan Masakan Citarasa Hotel di Rumah dengan Produk Divaboga

Memasak menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan, baik sebagai hobi ataupun kegiatan komersial. Namun, tak jarang terjadi memasak membutuhkan "effort" lebih dalam hal membuat bumbu-bumbu. Tak perlu harus makan di luar rumah, saat di rumah kita bisa merasakan citarasa makanan ala hotel.

Untungnya kini kegiatan memasak semakin dipermudah dengan adanya bumbu instant dan tepung instant.  Tak repot membuat aneka bumbu lagi. Produk yang memudahkan kegiatan memasak diproduksi oleh  PT Diva Mitra Bogatama atau Diva Boga. Makanan ala hotel bisa tersaji di rumah kita.

Pada Kamis, 9 Maret 2017 di kantor Diva Boga, rekan blogger dan mahasiswa berkesempatan menyasikan acara demo masak. Diva Boga menyediakan aneka bumbu dan tepung serbaguna, memudahkan kegiatan memasak dipandu Chef Nurulita.

Sajian pertama menggunakan Saus Barbeque Diva Boga, menu Grilled Barbeque Suasage dimasak dalam waktu hanya 15 menit saja. Siapkan sosis, paprika, bawang bombay yang sudah dipotong, lalu masukan  ke tusukan sate. Panggang dan lleskan saus Barbeque Diva Noda, setelah matang angkat siap disajikan.


Sajian kedua masih dengan Saus Blackpepper Diva Boga, menu rice bowl dipersiapkam dalam waktu hanya 15 menit. Siapkan daging sapi/ayam, bawang putih, bawang bombay, jamur kancing, paprika merah, Saus Barbeque Diva Boga, air, dan minyak.

Masukan bumbu-bumbu, daging sapi/ayam, baru kemudian Saus Barbeque Diva Boga. Masak daging hingga empuk, sajikan di atas nasi. Lalu taburkan biji wijen dan salad untuk memperindah tampilan rice bowl.



Sajian ketiga dengan Tepung Perkedel Diva Boga dan Tepung Breadcrumb, menu sajian Kroket isi Daging. Pada bagian isi : siapkan minyak, bawang putih, bawang bombay, lalu tumis. Masukan daging, kecap asin, saus yakiniku, gula pasir, lada hitam, ,dan air. Aduk hingga matang, angkat, dan diamkan.


Untuk bagian kulit: Tepung Perkedel dilarutkan dengan air panas, aduk hingga kalis. Bentuk adonan perkedek perlahan dan isi dengab tumis daging, tutup, dan bulatkan. Masukan putih telur dan Tepung Breadcumb. Lakukan berulang kalu, goreng, dan kroket siap disajikan. Di sela-sela Chef Nurulita yang memasak, tak lupa saya ajak berfoto bersama.



Sajian keempat, Ayam Goreng khas Diva Boga. Ternyata Diva Boga pernah menjadi supplier bumbu, bagi salah satu restoran yang menjual ayam goreng. Direktur Divaboga, Mulyono menjelaskan Divaboga selama tujuh tahun menjadi supplier restoran ternama.


Cara mempersiapkan Ayam Goreng khas Divaboga, dimulai dari ayam yang dipotong menjadi 9 bagian ( 1 kilogram) . Larutkan 10 gram tepung marinasi dengan 20 ml air dan larutkan, lumuri ayam dengan tepung marinasi dan diamkan dalam frezzer selama satu hari.

Setelah satu hari, saat menggoreng ayam. Ada teknik khusus saat melumuri dengan Tepung Serbaguna Mitraqu. Awali dengan 7x meremas ayam dengan tepung, lalu 10x tepuk-tepuk, 7x celupkan pada air dingin + es batu dan ulangi sekali lagi.



Sehingga tepung pada ayam menjadi bentuk keriting, tinggal goreng selama 12 menit, angkat dan siap disajikan. Mudah bukan cara memasak dengan aneka produk Divaboga?

Terima kasih Divaboga atas acara demo masak yang menyenangkan! Semoga di lain waktu, saya bisa kembali mengikutinya dengan menu lainnya.

Selasa, 07 Maret 2017

Sejenak Mendengar Klarifikasi Program Donasiku Alfamart

Alfamart, brand minimarket yang dekat di hati pelanggan. Saya pun pelanggan  setia Alfamart, tak jauh dari rumah saya ada beberapa Alfamart. Keberadaan Alfamart memudahkan saya dan anggota keluarga lain berbelanja. Suatu kali di kasir memberikan penawaran promo dan pulsa pada saya. Sayapun teringat kalau pulsa saya tinggal sedikit, akan kurang jumlahnya untuk membeli paket internet. Selain penawaran produk, kasir akan menawarkan donasi dari uang kembalian.

Sayapun ditanyakan oleh kasir, apakah diijinkan uang kembalian saya untuk donasi, hanya beberapa ratus rupiah memang dan saya mengiyakan.
Beberapa waktu yang lalu, saya melihat postingan kegiatan sosial yang dilakukan oleh Alfamart berupa penyaluran sumbangan kepada yayasan. Nah saya sebagai pelanggan baru tahu, uang recehan kembalian dari pelanggan digunakan untuk hal sosial berupa bantuan ke yayasan.

Program tersebut bernama Donasiku, Alfmart saat menghimpun donasi dari masyarakat sudah memiliki izin dari Kementerian Sosial dan dalam penyalurannya bekerjasama dengan yayasan. Selain itu juga Alfamart memiliki kegiatan sosial, berupa program CSR Alfamart yang dilakukan tidak dengan dana Donasiku. Namun, dana CSR dari Alfamart sendiri. Jadi antara kegiatan CSR Alfamart dan Program adalah dua program berbeda.

Saya berkesempatan menghadiri acara di Epicentrum Jakarta Selatan pada Senin, 6 Maret 2017 yang diselenggarakan oleh PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk atau dikenal dengan brand Alfamart. Alfamart untuk menyampaikan klarifikasi dan penjelasan tentang program Donasiku.



Corporate Affiairs Director, Solihin memberikan penjelasan terkait program Donasiku. Bahwa program Donasiku sudah memilih izin dari Kementerian Sosial untuk menghimpun dan menyalurkan donasi dari pelanggan kepada 11 yayasan.

Dua di antaranya Kick Andy Foundation dan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI), contoh yayasan yang menerima penyaluran donasi masyarakat yang dihimpun oleh Alfamart. Penyaluran Donasiku dipublikasikan di website Alfamart, advertorial media online, dan juga media cetak.

Alfamart dengan status perusahaan terbuka. Atas permohonan pelanggan kepada Komisi Informasi Pusat (KPI) dan dikabulkan status Alfamart dianggap sebagai "Badan Publik". Padahal status Alfamart adalah perusahaan terbuka, atas status "Badan Publik".



Kuasa Hukum Alfamart, Adria Indra Cahyadi dari Ihza & Ihza Law Firm mewakili Alfamart mengajukan keberatan status "Badan Publik" atas putusan Komisi Informasi Pusat Nomor 011/III/KIP-PS/A/2016 tertanggal 19 Desember 2016.

Berdasarkan  UU KIP, definisi badan publik adalah lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, dan badan lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari APBN dan/atau APBD, atau organisasi nonpemerintah sepanjang sebagian dan atau seluruh dananya bersumber dari APBN dan/atau APBD, sumbangan masyarakat dan/atau luar negeri.

Sehingga langkah yang dilakukan Alfamart untuk melepaskan predikat "Badan Publik", langkah hukum yang diambil dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Perwakilan Aprindo (Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia) menjelaskan bahwa program Donasiku yang dimiliki Alfamart saat ini sudah lebih baik. Jika ada saran dan masukan Aprindo terbuka, saat ini pengumpulan donasi oleh peritel termasuk Alfamart dinilai baik. Juga sudah memiliki izin dari Kementerian Sosial.



Perwakilan dari Kick Andy Foundation, Ali Sadikin menyampaikan bantuan yang sudah disalurkan berupa 48.447 pasang sepatu kepada anak-anak sekolah, 5.000 bola, dan 167 kaki palsu yang berasal dari program Donasiku.


Perwakilan dari Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia ( YKAI) Abdullah Alamudi turut berbagi cerita dari manfaat program Donasiku bagi rumah singgah anak-anak penderita kanker. Seraya mengucapkan terima kasih atas donasi yang diberikan masyarakat lewat program Donasiku Alfamart.