Sabtu, 29 Oktober 2016

Inilah Kontribusi Blogger untuk Mendukung KPPPA

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) bersama Serempak, mengajak blogger berkontribusi. Namun apa yang blogger bisa lakukan untuk berkontribusi? Pada acara seminar "The Power of Content" yang diadakan di Binus University FX Sudirman.




Namun ada satu bagian mengelitik saya, pada sesi tentang personal branding, "Gajah mati meninggalkan gading", "Harimau mati meninggalkan belang", kalau blogger meninggalkan apa?

Tentu saja blogger meninggalkan tulisan yang bermanfaat, tulisan menjadi ciri khas blogger. Blogger tak hanya dimaknai sebagai pemilik blog namun turut memberikan manfaat yang positif.


Blogger pun bisa turut berkontribusi membantu KPPPA lewat tulisan para blogger. Baik tulisan di blog masing-masing ataupun menulis di website Serempak. Lewat tulisan blogger bisa ikut serta dalam 3Ends sesuai fokus kerja KPPPA.

3Ends adalah program untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, mengakhiri perdagangan manusia dan mengakhiri kesenjangan ekonomi bagi perempuan. Sebagai blogger kita bisa berkontribusi lewat tulisan untuk memberikan informasi terkait keluarga, perempuan, dan anak hal yang bisa kita lakukan.

Turut hadir juga Bu Ratna dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) menyampaikan program kerja kementerian, yaitu 3Ends. Salah satunya yang dikenal masyarakat dengan disahkannya Perpu Kebiri. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari cara memberi efek jera pada pelaku pelecehan seksual.

Faktanya yang baru bagi saya ternyata pelaku UKM di Indonesia 60% adalah perempuan. Sehingga peranan perempuan dalam perekonomian Indonesia besar. Sehingga mengakhiri kesenjangan ekonomi perempuan menjadi fokus kerja KPPPA. KPPPA secara konsisten dan berkelanjutan mengadakan acara positif bersama Serempak. Setelah sebelymnya digelar roadshow di tiga kota.

Ada juga Kang Maman Suherman yang menyampaikan pesan singkat, namun bermakna dalam. Tentang pelecehan seksual yang terjadi bukan karena rok mini, namun otak pelaku yang mini. Perempuan adalah pilar suatu keluarga, dan persoalan perempuan bukanlah tentang perempuan, namun masalah kemanusiaan.

Dilanjutkan Bu Ina Muwarni dari Binus Business School, membagikan kiat membangun personal branding:
1. Know Your Audience, siapa pembaca tulisan kita. Sesuaikan cara penyampaian dan bahasa yang kita gunakan.
2. Select Your Theme, pilih suatu tema tulisan yang sesuai dengan keinginan sehingga mudah dikenal.
3. Choose Your Blog Name
4. Choose your color, fonts, logo and tagline
5. Always use image, choose your photograph wisely
6. Invest to build your brand

Kini sesi mba Ani berbagi agar blogger memiliki komitmen, konsisten menulis konten bermanfaat, perkaya konten dengan info yang aktual, dan belajar iklan untuk kegiatan kemanusiaan dan sosial. Konten yang membawa mba Ani bisa mendapatkan berbagai pencapaian. Menulis konten di Serempak dan dipercaya juga oleh Australia Aid.



Melakukan interview untuk mendapatkan informasi dari data yang terverifikasi. Lakukan verifikasi informasi, hindari informasi hoax. Perkaya konten dengan gambar, video, dan infografis.



Ditutup dengan sharing dari mas Irwin, membangun membuat konten dengan empat karakteristik: unsur edukasi, unsur informasi, unsur menghibur, dan unsur menginspirasi.

3 komentar:

  1. Keren Koh, singkat tapi padat informasi penting

    BalasHapus
  2. Keren Koh, singkat tapi padat informasi penting

    BalasHapus
  3. Cakeeep... Ringkes, tapi padat info.

    BalasHapus