Senin, 27 Juni 2016

Produk UKM ke Pasar Global secara Digital

Ekspor menjadi salah satu hal yang terlihat rumit prosesnya, terlebih bagi UKM yang tak mengetahui proses ekspor. Pada Smesco Digipreneurday Sabtu, 18 Juni 2016 kami sama-sama belajar, ternyata ekspor hal yang bisa dipelajari. Terlebih dengan keunikan produk UKM bagi masyarakat, tak hanya masyarakat Indonesia namun juga masyarakat di luar negeri. 

Dengan hadirnya media sosial ternyata sangat membantu promosi produk UKM, namun pelaku UKM juga perlu memiliki website sebagai rumah. Produk unik seperti celana sarung Taj Maul dan hijab Allsscarf yang ternyata ditampilkan di SMESCO. Produk unik celana sarung Taj Maul dan hijab Allsscarf memiliki cerita tersendiri dari pemiliknya.

Celana Sarung Taj Maul, depan sarung dan belakang celana dimiliki Tajudin Maulana. Nama Taj Maul adalah singkatan dari nama Tajudin.  Saat ini celana sarung Taj Maul masih diproduksi sendiri dengan ukuran dewasa. Untuk ukuran anak-anak saat ini belum tersedia lagi. Celana sarung Taj Maul kini semakin dikenal bahkan menerima pesanan dari luar negeri, sejak ditampilkan sebagai produk UKM di SMESCO.



Berbeda cerita dengan cerita hijab Allsscarft yang sudah menggunakan media sosial, website sendiri, dan e-commerce namun juga memiliki butik. Dengan penggunaan website lebih mudah memasarkan dan pengawasan transaksi barang karena ada sistem. Untuk menambah kepercayaan calon pembeli, tinggal mendatangi butik. Hijuab Alls Scart dibuat secara handmade dengan payet dan bordir yang simple.



Senada dengan pada Smesco Digipreneurday, Pak Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) KUKM, Ahmad  Zabadi menyampaikan "Dari kolaborasi ini diharapkan dapat membangkitkan rasa memiliki dan tanggung jawab sekaligus menjadi inspirasi di kalangan digitalpreneur untuk memajukan produk UKM, khususnya di Smesco melalui karya video yang menarik dan informatif"
 

Tak hanya mendapatkan inspirasi dari pelaku UKM lain, hadir juga narasumber dari BDigital pak Andi Silalahi, co-founder BDigital Jose Ricardo Santos, Drirektur Apana.id Rubie Limpoyie, dan Opid Asiduryo Chief Marketing Officer Pawoon. Pentingnya memiliki website sebagai rumah di online, seperti Smesco sebagai rumah UKM. Tak hanya itu pelaku UKM offline bisa menggunakan Pawoon, aplikasi kasir digital berbasis cloud server.





Dengan terlaksanakan acara Smescodigipreneurday sangat bermanfaat bagi peserta dan pelaku UKM. Semoga terus diadakan dan membawa manfaat bagi U7KM.


Selasa, 07 Juni 2016

Mudahnya Hilangkan Noda dengan Vanish Oxi Action Powder

Sedang asyik makan malam bersama keluarga, tiba-tiba saus terjatuh di pakaian yang dikenakan. Dibersihkan dengan tisu, namun masih ada noda yang tertinggal di pakaian. Sesampainya di rumah, saat dicuci ternyata nodanya tidak mudah hilang. Hal yang mungkin hampir pernah dialami semua orang. Terlebih bagi para ibu noda membandel menjadi musuh bersama. 

Ibu-ibu kini tak perlu cemas lagi dengan noda membandel di pakaian, hadir Vanish Oxi Action Powder  sebagai solusi permasalahan noda membandel. Setelah hadir dengan Vanish Cair. Kini Vanish hadir dalam bentuk bubuk (powder).

Vanish Oxi Action Powder
Vanish Oxi Action Powder


Untuk menguji keampuhan Vanish membersihkan noda, maka Vanish akan membersihkan seragam sekolah terbesar dengan ukuran 5m x 8m di Indonesia.pada 26 Mei 2016 


Seragam Sekolah Terbesar Dibersihkan dengan Vanish Oxi Action Powder
Seragam Sekolah Terbesar Dibersihkan dengan Vanish Oxi Action Powder

Vanish Oxi Action Powder  terbukti membersihkan noda bandel pada seragam sekolah terbesar. Rekor MURI diraih oleh Vanish Oxi Action Powder . 


Rekok MURI yang Diraih Vanish Oxy Action Powder
Rekok MURI yang Diraih Vanish Oxy Action Powder


Kini ibu tak perlu ragu lagi, noda membandel Vanish Oxi Action Powder  pilihannya.. Noda apapun pada pakaian bisa dihilangkan dengan Vanish Oxi Action Powder 


Senin, 06 Juni 2016

Hadirnya Grup Idol Baru Shojo Complex di Indonesia

Kebudayaan Jepang di Indonesia sudah sangat diterima. Dari kuliner, gaya busana, dan tak luput sektor hiburan. Bertepatan dengan peringatan AEON Mal yang pertama, hadir grup Idol bernama Shojo Complex.

MCIP Holding co, ltd bekejasama debfan Yoshimoto Creative Agency mempersembahkan konten Jepang untuk Asia. Salah satunya Shojo Complex beranggotakan anak perempuan berbakat berusia 15-25 tahun.

Selama tiga bulan proses pemilihan dari 500 orang sampai akhirnya terpilih 13 anggota Shojo Complex. Ke-13 anggota Shojo Complex pada Sabtu, 4 Juni 2016 untuk pertama kalinya menunjukan kebolehannya bernyanyi, menari, dan koreografi di AEON Mal.

Penampilan Perdana Shojo Complex di AEON Mal
Penampilan Perdana Shojo Complex di AEON Mal

Shojo Complex tidak hadir sebagai kompetitor grup idol yang sudah ada, melainkan turut mempopulerkan grup idol di Indonesia. Tak hanya tampil di AEON Mal, Shojo Complex akan tampil di acara Anime Festival Asia (AFA) pada September 2016. Selain itu akan dibuat  acara khusus idol di stasiun TV Jepang bernama Kawaiian TV.

Ini dia profil ketigabelas anggota Shojo Complex yang terpilih dan tampil di AEON Mall.

Profil Anggota Shojo Complex
Profil Anggota Shojo Complex
Ingin kenal lebih dekat dengan Shojo Complex? Bisa mengakses akun Twitter dan Instagram mereka dengan nama akun @shojo_complex juga tagar #shojo_complex

Kamis, 02 Juni 2016

Waspada Anak sebagai Target Perokok Pengganti!

Hari Tanpa Tembakau Sedunia diperingati setiap 31 Mei 2016, saat saya melihat postingan di beragam media sosial dengan ragam tagar mulai dari #NoTobaccoWorldDay dan #TerimaKasihTembakau yang namun saya lebih tertarik dengan tagar #TolakJadiTarget.

Tagar #TolakJadiTarget menjadi menarik tak kala menjadi sebuah tagar suatu acara peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia di Taman Ismail Marzuki.

Pembahasan tembakau dan rokok yang berbahaya bagi kesehatan, mungkin menjadi hal yang biasa. Namun bagaimana dengan fakta menyedihkan bahwa anak-anak yang menjadi perokok. Di berita rasanya di berbagai daerah ada anak kecil yang merokok. Bagaimana kira-kira perasaanya saat mengetahui anak kecil yang merokok di berita?

Kalau saya merasa sedih. Saya terkaget mengetahui data perokok anak di Indonesia.

Data Perokok Anak di Indonesia
Data Perokok Anak di Indonesia


Anak-anak dan generasi muda adalah target perokok pengganti. Perokok biasanya akan berhenti merokok saat sakit paru-paru dan stroke. Agar perusahaan rokok bisa terus mendapatkan pelanggan baru, harus ada "pengganti" konsumen yang baru. Anak dan generasi muda adalah target potensial konsumen baru.

Biaya yang dikeluarkan perusahaan rokok sekitar 11 Triliun untuk keperluan iklan dan promosi rokok. Untuk mendapatkan konsumen baru, setelah menjadi perokok dan maka akan kecanduan rokok dan perusahaan rokok mendapatkan "nilai ekonomi" dari perokok selama 20-30 tahun. Hingga perokok mengalami sakit dan kemudian berhenti. Betapa besarnya pendapatan yang didapatkan perusahaan rokok, dibandingkan biaya promosi 11 Triliun.

Dampak dan bahaya merokok tidak perlu diragukan lagi. Tak ada juga hubungan merokok dengan meningkatnya kreativitas seseorang. Jadi tanpa merokok siapapun bisa tetap kreatif.

Anak-anak dan generasi muda tanpa rokok, tetap bisa berkarya dengan baik. Waspada pada anak dan generasi muda di sekitar kita, jangan sampai menjadi "perokok pengganti!".