Sabtu, 17 Oktober 2015

Tomyam Pakai Kelapa, Gimana Rasanya Ya?

Tomyan salah satu makanan khas Thailand. Tentu saja sebagian besar orang sudah mengetahuinya. Saya pernah mencoba Tomyam. Dalam sebuah jamuan makan malam, di salah satu restoran seafood di Jakarta. Namun entah kenapa rasanya terlalu asam bagi saya. Saya hanya makan seafoodnya dengan sedikit kuah saja. Sejak itu saya tidak pernah, lagi mencoba Tomyam lagi.

Sampai suatu ketika saya mengetahui, kalau ada varian Tomyan yang rasanya sudah disesuaiakan. Dengan rasa yang tidak terlalu asam, seperti Tomyan yang biasanya disajikan. Akhirnya saya penasaran dan ingin mencoba sebuah menu bernama Tomyan Kelapa.

Pada Jumat, 9 Oktober saya mendatangi sebuah kedai di daerah Ciputat. Tepatnya berlokasi di depan Perumahan Villa Bintaro Indah.Lokasinya dekat dengan Stasiun Sudimara. Di sisi kanan jalan ada sebuah kedai, bernama Saung Ibu. Salah satu pedagang di Saung Ibu menjual Tomyam Kelapa. Dengan tempat yang sederhana namun tetap nyaman.




Mas Baha penjual Tomyan Kelapa dengan ramah melayani saya. Saya diberikan buku menu, ternyata tidak hanya Tomyam Kelapa. Ada beberapa menu lain selain Tomyam Kelapa, ada Tomyam biasa dan kwetiau juga.



Akhirnya saya memilih Tomyam Kelapa dan Kuetiau Kungpau. Sambil menunggu hidangan disiapkan, saya berkeliling melihat keadaan sekililing. Terletak di depan daerah perumahan, selain itu juga di Saung Ibu ada beberapa penjual makanan lain. Saat ada di Saung Ibu seakan-akan, saya ada di daerah pedesaan yang indah.

Tidak lama kemudian tenyata makanan, pesanan saya sudah siap untuk disantap. Dengan tampilan yang cukup menggoda Tomyam Kelapa yang saya pesan, beneran disajikan di dalam kelapa.


Tomyan Kelapa, Saung Ibu

Kuahnya juga menggunakan air kelapa. Namun saya tidak merasakan asam seasam Tomyan yang pernah saya coba. Dengan rasa sedikit pedas dan manis, saya menyantap Tomyam Kelapa. Isinya seperti Tomyan biasanya, ada udang, cumi dan jamur juga, Dengan rasanya yang enak, saya dengan cepat menghabiskannya dengan lahap.

Sesudah menikmati Tomyan Kelapa, saya melanjutkan ke Kwetiau Kungpau. Kwetiau yang disajikan memilih keunikan tersendiri, selain menggunakan ayam Kungpau. Ciri khas dari Kwetiau Kungpau Saung Ibu, dengan tambahan kwetiaw yang digoreng tepung. Dengan rasa gurih dan garing saat digigit.


Kwetiau Kungpau, Saung Ibu

Di setiap gigitan dan kunyahan terasa di mulut, dengan kwetiau yang rasanya enak. Ditambah ayam kungpau yang bumbunya meresap, menambah enaknya kwetiau kungpau. Selain Tomyam Kelapa dan Kwetiau Kungpau ini menu lain yang bisa dipilih.



Daftar Menu Saung Ibu
Kita bisa memilih berbagai pilihan menu. Selain itu jug ternyata di setiap makanan, yang dipesan. Untuk setiap porsi, disisihkan Rp 1.000 untuk disumbangkan kepada anak yatim. Selain makanannya enak, sekalian bisa ikut beramal. Ingin mencobanya? Yuk, mari mampir ke Perumahan Villa Bintaro Indah.

Jumat, 09 Oktober 2015

The Wedding and Bebek Betutu, Film Komedi yang Mengejutkan

Film The Wedding and Bebek Betutu, film yang diperankan oleh pemain acara Extravaganza. Awal mendengar judul film, saya agak bingung. Apa hubungan antara pernikahan dan Bebek Betutu? Apa pernikahannya salah satunya menu utamanya Bebek Betutu?

Film The Wedding and Bebek Betutu

Akhirnya pada Selasa, 8 Oktober 2015 saya berkesempatan menghadiri Premier Film " The Wedding and Bebek Betutu". Waktu pertunjukan premier dimulai jam 19.30, jam 19.20 pintu teate sudah dibuka. Saya segera masuk, ingim segera menonton. Penasaran apa hubungannya pernikahan dan Bebek Betutu sih? Ditambah tentunya ingin menikmati film komedi, setelah pusing dengan berbagai aktivitas. Saya rasanya perlu relaksasi dengan menonton film komedi.

Saya mendpaatkan tempat duduk yang agak ke kanan atas, namun tak masalah. Rekan-rekan pemain film dan kru juga sudah berkumpul. Di awali dengan sedikit kesan dan dari kru dan pemain yang disampaikan.
Diakhiri dengan para kru dan pemain berfoto, akhirnya film yang saya tunggu akhirnya dimulai.

Rasa penasaran masih menghantui, perlahan-lahan saya menikmati adengan demi adengan. Sampai pada akhirnya saya memahami hubungan pernikahan dan Bebek Betutu.  Di awali dengan terpesona dengan pemandangan indah latar film yang indah, dilanjutkan gelak tawa dari adegan ke adengan. Sampai suatu masalah terjadi. Diselipkan beberapa adegan yang cukup mengejutkan, sangat menarik. Berikut kutipan sinopsisnya dari 21cineplex.com

"The Wedding and Bebek Betutu adalah film drama komedi, bercerita tentang sekelompok Staff Hotel yang menamakan diri mereka sebagai THE CREW, yang harus melakukan misi penyelamatan sebuah pesta pernikahan. Misi SAVE THE WEDDING ini menjadi sangat penting karena calon mempelai wanita adalah putri tunggal pemilik hotel tersebut.

Pernikahan ini terancam gagal karena ada sabotase dari oknum yang tak bertanggungjawab. Tugas ini pun memiliki resiko yang besar, karena kalau Misi ini gagal, maka The Crew sebagai Staff Hotel terancam dipecat. Waktu yang tersedia hanya 24 Jam, apakah The Crew bisa menyelamatkan Pernikahan dalam waktu yang sangat singkat ini?" 

Menjelang akhir pekan, rasanya film The Wedding and Bebek Betutu layak ditonton. Dengan humor yang menghibur dan tidak garing. Terlebih bagi yang dahulu menjadi penonton setia tayangan  "Extravaganza", pasti ingin kembali tertawa dan terhibur dengan film komedi ini. Dengan alur cerita yang mudah dipahami. Filmnya bergenre Remaja 13+, sehingga sangat disarankan untuk tidak membawa anak kecil ya.

Ingin tahu seperti apa cerita yang penih gelak tawa, namun dengan berbagai kejutan? Jadi, tunggu apa lagi? Nikmati film The Wedding and Bebek Betutu di akhir pekan ini.