Selasa, 28 Juli 2015

Promo Nyeleneh, Membawa Berkah

Promosi, mungkin hal yang menjadi salah satu cara untuk menambah jumlah pelanggan. Di hampir semua jenis usaha, tentunya pernah mengadakan promosi. Tentu saja untuk  mengadakan promosi, diperlukan dana yang kadang tidak sedikit. Untuk itu biasanya akan menyediakan budget tertentu untuk keperluan promosi.

Namun saya sering menemukan promo yang nyeleneh, suatu kali saya melihat timeline Twitter, saat scrooll saya tertarik dengan suatu tweet suatu akun warung. Akun warung tersebut dengan user id  @mamakku   yang adalah akun twitter dari Kedai Mamak, Tebet Timur. Ada postingan gambar promo dengan tulisan " Jumat Berkah. Makan Suka-Suka, Bayar Seiklasnya". Sejenak saya terdiam dan berpikir,  kalau bayar seiklasnya apa gak rugi ya? Apa jangan-jangan memang punya budget khusus untuk promosi tersebut?. Ini promo nyeleneh banget, apa akan tahan berapa lama ya? Karena sepertinya menarik, saya follow akun twitter tersebut.

Saat bulan Ramadan saat saya scroll timeline twitter saya, saya menemukan akun @mamakku   memposting promo khusus. Saya pikir ya biasa semua restoran di bulan Ramadan juga ada promosi. Namun saat saya membaca lebih lanjut, ternyata selama bulan Ramadan promo bayar seiklasnya menjadi setiap hari. 

Setiap hari, iya saya tidak salah membaca. Promo Ramadhan Berkah, Bayar Seiklasnya dari Adzan Magrib sampai dengan jam 22.00. Saya jadi tambah bingung, kalau seminggu sekali mungkin dari enam hari lain masih menutup. Kalau setiap hari selama bulan Ramadan, gimana jadinya? Saya jadi makin penasaran, berniat untuk ke Kedai Mamak namun selalu ada saja halangannnya.

Akhirnya saya menyempatkan diri, pada Jumat. 25 Juli 2015 saya pagi sekitar jam 9 pagi mendatangi Kedai Mamak. Tebet. Yang dari rumah saya di Tangerang sekitar 1,5 jam dengan bus disambung dengan naik ojek. Tidak sulit menemukan lokasi Kedai Mamak di Halan Tebet Timur No 60B, Jakarta Selatan, berdekatan dengan pasat PSPT Tebet. Tampak dari luar seperti inilah Kedai Mamak Tebet, ada spanduk yang warnanya cerah.

Tampak Depan Kedai Mamak

Saya langsung masuk ke Kedai Mamak, Tebet. Saya sendiri belum kenal dengan siapa pemilik kedai ini, langsung duduk dan melihat daftar menu yang tersedia. Ada diskon 20% untuk pelajar dan mahasiswa juga.


Menu di Kedai Mamak

Pilihan makanan dan minuman yang cukup beragam. Saya memilih Lontong Sayur Telor, entah sudah berapa lama tidak makan lontong sayur dan teh dalam kemasan botol. Lontong ya bukan ketupat lebaran. Sambil menunggu pesanan makanan dan minuman diantarkan ke meja, seperti biasanya saya mengambil gambar suasana tempat makan. Ini dia tampilan desain interiornya

Interior Kedai Mamak (1)

Interior Kedai Mamak (2)
Interior Kedai Mamak (3)
Dengan tampilan yang sederhana namun tetap nyaman, namun saat saya melihat ke dinding kedai. Saya menemukan sebuah piagam dari Kecap Bango sebagai partisipan di Festival Jajanan Bango 2015. Selain itu juga ada kisah singkat berdirinya Kedai Mamak.

Sertifikat Festival  Jajanan Bango

Sejarah Kedai Mamak

Sayangnya saya tidak datang ke Festival Jajanan Bango kemarin,  karena ada keperluan lain. Akhinya pesanan Lontong Sayur Telor datang juga. Ini dia pesanan saya.

Lontong  Sayur Telor

Dengan pelengkap ikan teri yang garing, menemani sajian lontong sayur hangat. Enak lho, selesai saya menghabiskan lontong sayur. Saya berkesempatan berbincang dengan pemiliki Kedai Mamak, yaitu mas Hapid. Mas Hapid juga ikut membantu di kedai miliknya.

Saya bertanya pada mas Hapid, membuat promo bayar suka-suka apakah tidak merugi? Dalam bayang saya suka-suka itu ya ada batasan budgetnya. Jawaban mas Hapid membuat saya terbengong, ternyata tidak merugi bahkan mendapatkan berkah. Berkah dari bayar suka-suka, ternyata makna bayar suka-suka tidak selalu membayar kurang, ada yang membayar lebih. Membayar "Suka-Suka" tidak selalu berkonotasi dibayar kurang, malahan lebih dari jumlahnya cukup besar. Tentu dengan promo nyeleneh, bukannya rugi malahan membawa berkah tersendiri bagi Kedai Mamak.

Selain itu juga saya juga baru tahu sosok mas Hapid,. pemilik Kedai Mamak yang sangat low profile. Sering sekali membantu anak-anak yang kesulitan biaya untuk meneruskan pendidikan. Tanpa publikasi di koran dan tanpa penyebarluasan foto. Dalam membantu anak-anak dengan iklas semata hanya Tuhan tanpa berharap pujian manusia.

Senang sekali saya dapat kesempatan berbincang-bincang sejenak dengan mas Hapid, juga lontong sayur yang memiliki keunikan rasa tersendiri. Semoga suatu saat dapat kesempatan, berkunjung ke Kedai Mamak dan berbincang dengan mas Hapid.  Promo Nyeleh, Membawa Berkah juga memberikan saya sudut berbeda dalam memandang sebuah promo.



Selasa, 14 Juli 2015

Ngemil-Ngemil Ganteng di Roti Bakar 88

Kota Tangerang, tempat yang sudah terkenal akan makanannya, di daerah Pasar Lama. Pasar Lama nama daerahnya, nama jalannya Jalan Kisamaun. Di sepanjang Jalan Kisamaun Pasar Lama kita akan menemui bergaram pilihan makanan dan minuman.  Dari makanan tradisional seperti opak bakar, otak-otak, martabak meda dan laksa, sampai ke makanan yang kekinian seperti kue cubit dan sosis mendoan juga ada penjualnya. Cocok banget untuk ngemil-ngemil ganteng.

Saya sudah sering pergi ke Pasar Lama biasanya pagi atau siang hari. Saya teringat kalau ada warung yang cukup terkenal di daerah Pasar lama bernama Roti Bakar 88. Saya sendiri sudah 9 tahun belum pernah sekalipun mampir ke Roti Bakar 88, kalau cuma numpang lewat sering. Ini dia penampakan Roti Bakar 88. Terlihat dari luar cukup ramai dan penuh dengan motor,


Tampak Luar Roti Bakar 88, Pasar Lama
Terlihat dari luar Roti Bakar 88 cukup ramai. Roti Bakar 88 Pasar Lama berlokasi di Jalan Kisamaun no 118. Akhirnya pada Senin, 13 Juli saya akhirnya mendatangi Roti Bakar 88, Pasar Lama. Sekitar jam 17.00 saya sampai di Pasar Lama, cukup berjalan kaki 500 meter dari depan jalan Kisamaun.

Saat memasuki Roti Bakar 88, Pasar Lama saya diberikan daftar menu. Kemudian sayang bengong, bingung mau pesan makanan dan minuman yang mana. Saking banyaknya pilihan yang tersedia di Roti Bakar 88. Ini menunya. Harganya juga masih terjangkau.

Menu Roti Bakar 88
Akhirnya saya memilih menu ngemil-ngemil genteng kali ini adalah Indomie Jumbo Kornet dan Milo Dinosaurus. Ttinggal contreng, kasih angka dan buletin pilihan yang diinginkan serta berikan pada pelayan. Sambil menunggu pesanan dibuat, mari kita lihat desain interior Roti Bakar 88, Pasar Lama. Sederhana namun cocok untuk jadi tempat nongkrong anak muda.


Interior Roti Bakar 88, Pasar Lama (1)

Interior Roti Bakar 88, Pasar Lama (2)

Suasana di sore hari menjelang berbuka puasa, sambil menunggu ada yang memesan dahulu, ada juga yang untuk dibungkus. Sekitar 10 menit akhirnya Indomie Jumbo Kornet dan Milo Dinosaurus diantarkan ke meja saya.

Indomie Jumbo Kornet

Milo Dinosaurus

Indomie Kornet Jumbo+Milo Dinosaurus
Tidak sampai 15 menit makanan saya lahap dhabis tidak bersisa. Selesai makan ke kasir dulu bayar pesanan makanan dan minuman. Ternyata Roti Bakar 88 ternyata menerima pembayara non tunai, karena ada EDC Bank BRI. Bisa bayar dengan kartu debit, kartu kredit BRI, berlogo Visa, berlogo Mastercard dan Brizzi. Minimal nominal transaksi 100 ribu untuk pembayaran non tunai.


Menerima Pembayaran Non Tunai

Karena saya tidak sampai 100 ribu, jadinya bayar dengan uang tunai saja. Kapan-kapan deh kalau sama teman-teman ngumpul ke Roti Bakar 88, bayarnya baru non tunai. Perut kenyang setelah menyantap Indomie Jumbo Kornet dan Milo Dinosaurus di Roti Bakar 88, Pasar Lama.

Cabang Roti Bakar 88

Selain di Pasar Lama ada cabang-cabang lainnya juga lho. (Sumber: Website Roti Bakar 88)

Kamis, 09 Juli 2015

Buka Bersama Warung Blogger di Waroeng Mee

Seperti tulisan blog sebelumnya tempat nongkrong ngehits yaitu di Waroeng Mee. Akhirnya saya mengajak teman-teman Warung Bloggger mengadakan acara buka puasa di Wareong Mee. Karena pertimbangan lokasi Waroeng Mee yang strategis, dekat dengan Stasiun Sudirman, Waroeng Mee jadi tempat nongkrong ngehits juga. Jam 16.30 sudah duduk manis, kemudian memesan makanan. Maklum keburu lapar jadinya makan duluan. 

Akhirnya jam 17.30 teman-teman Waroeng Blogger sudah datang. Sambil menunggu berbuka puasa ngobrol-ngobrol, sering chatting di grup Whatsapp tapi ada yang belum pernah bertemu dan bertatap muka. Di kesempatan kali ini momen yang tepat.


Foto Sebelum Berbuka Puasa

Saat meminta menu di Waroeng Mee kali ini gak dikasih talenan lagi, tapi beneran daftar menu. Di daftar menu yang baru sekarang tersedia menu paketan untuk buka puasa. Menu paketan harganya lebih hemat pastinya daripada menu satuan.




Tadi saya memesan Mee Kuah dan Kebab Turki Baba Rafi. Karena Waroeng Mee ini masih satu pemilik dengan Kebab Turki Baba Rafi. Tak terlalu lama sekita 10 menitan akhirnya pesanan makanan saya datang juga.

Kebab Turki Baba Rafi

Mee Kuah Original

Teman-teman yang lain ada yang pesan kue cubit greentea dan menu paketan Nasi Meet Night
Indahnya berbuka puasa, sambil ngobrol dan juga makan bersama.


Nasi Meet Night


Kue Cubit Greentea


Semua makanan di Waroeng Mee layak dicoba deh. Sebelum selesai bukber mari foto dulu. Lebih ceria donk setelah makan. 

Foto Setelah Buka Puasa


Semoga di lain waktu bisa bersama teman-teman Warung Blogger, kumpul di Waroeng Mee lagi! ^^